8 Alat Safety Di Jakarta Yang Sangat Wajib Untuk Anda Ketahui Dalam Mencegah Bahaya

8 Alat Safety Di Jakarta Yang Sangat Wajib Untuk Anda Ketahui Dalam Mencegah Bahaya

Alat Safety Di Jakarta – Pernahkah Anda untuk melihat orang yang akan bekerja di ketinggian? seperti pada saat membersihkan gedung, serta akan memperbaiki kabel listrik atau pekerja kontruksi pada bangunan. Bekerja yang ada di ketinggian tentu juga akan memiliki risiko tinggi mulai dari jatuh, cedera, luka serius hingga kematian.

maka  Untuk itu, setiap pekerja memang harus dibekali dengan pemahaman K3 (keselamatan dan Kesehatan Kerja) agar dapat bisa mengidentifikasi bahaya dan akan selalu meminimalisir risiko, karena jika pekerja merasa lalai  maka bukan hanya membahayakan pada diri sendiri namun orang lain dan juga lingkungan sekitar.

Dalam profesi ini masih belum adanya spesifikasi mengenai jarak minimum. Namun, sebagian besar yang ada di perusahaan serta sepakat untuk jarak 1.8 meter lebih sebagai kategori saat bekerja di ketinggian. Maka dari itu, sangat penting untuk pekerja saat menggunakan alat pelindung dan untuk keselamatan diri.

Tetapi, pada kenyataanya sudah masih banyak pekerja yang masih kurang paham atau yang akan  memperhatikan keselamatan diri pada saat bekerja di ketinggian. Untuk itu, perlu untuk Anda ketahui 8 komponen wajib yang akan digunakan untuk perlengkapan sistem dan perlindungan bahaya jatuh, sebagai berikut:

Safety Belt

Alat Safety Di Jakarta – Sabuk keselamatan atau Safety Belt adalah salah satu alat dalam pelindung jatuh yang akan sangat kerap dipakai oleh pekerja yang akan bekerja di ketinggian. Alat ini juga mempunyai fungsi yang sama dengan alat Full Body Harness, akan tetapi Safety Belt hanya akan dikaitkan ke bagian pinggang pada saat akan pekerja saja serta bagian lanyard yang akan dikaitkan ke anchor.

Pemakaian Safety Belt sebagai alat untuk pelindung jatuh dan  mesti akan mempertimbangkan bahwa sebaiknya alat Safety Belt dan juga tidak akan dipergunakan untuk pekerjaan yang akan sangat memungkinkan pekerja bisa terjatuh dari ketinggian, sebab jika pekerja terjatuh maka pekerja tersebut masih bisa untuk mengalami cedera yang ada di bagian pinggang ataupun bagian tulang belakangnya meskipun pekerja tersebut tak akan mengenai permukaan tanah dalam artisan pekerja tergantung.

Full Body Harness

Alat ini akan didesain dalam melindungi semua bagian yang  penting dalam  pengguna yaitu panggul, dada, paha, dan seluruh tubuh untuk pengguna, sehingga akan lebih aman yang ada pada saat bekerja di ketinggian.

Shock Absorber

Istilah lain dari alat ini sangat dikenal atau disebut dengan alat penahan jatuh dengan fungsi yang akan  menahan tubuh pengguna ketika jatuh dari ketinggian, untuk mencegah kerusakan, serta dapat mengurangi kekuatan tekanan pada anchor. Shock absorber biasanya akan diproduksi terpisah atau dirancang dan menyatu dengan lanyard.

Lanyard

Alat ini adalah tali pendek untuk pengikat yang umumnya akan berfungsi untuk menahan guncangan jika  pekerja terjatuh bebas. Pekerja bisa menggunakan lanyard untuk membatasi guncangan pada saat jatuh bebas dengan panjang maksimum 1,2 meter. Sebaiknya pasang lanyard/ pasang hook yang ada di atas atau paling tidak sejajar dengan dada, hal ini akan dimaksudkan untuk mengurangi jarak vertikal atau jarak jatuh pada tubuh pekerja. Sebuah lanyard selalu akan diposisikan antara anchor point dan body harness.

Anchor point (anchor)

Setiap pekerja harus memastikan bahwa anchor yang akan tersambung pada lifeline dan lanyard harus kuat. Posisi anchor point juga harus stabil dan lokasinya sudah akan sesuai. Sedangkan, penggunaan anchor sebagai penahan saat terjatuh, anchor harus mendukung setidaknya 22 kN (2,5 ton).

Fall arrestor (rope grab)

Alat ini dapat digunakan untuk melindungi pekerja ketika sedang akan melakukan perpindahan tempat atau bergerak secara vertikal, biasanya berjarak cukup panjang. Jika pekerja bergerak ke atas, maka rope grab akan ikut bergerak naik dan mengikuti gerakan pekerja, tetapi jika pekerja tersebut tiba-tiba terjatuh, maka perangkat ini secara mekanik akan dapat mencengkeram lifeline.

LifeLine

Lifeline adalah tali untuk  pengaman fleksibel yang terbuat dari serat, kawat, atau anyaman. Lifeline biasanya akan dikaitkan pada anchor point. Adapun standar dari Lifeline yang harus memiliki kekuatan daya tarik minimum 2,75 ton atau setara dengan diameter tali 60 mm. Lifeline juga dapat dipasang secara vertikal atau horizontal, dan tergantung kebutuhan.

Retractable lifeline

Alat ini juga akan memiliki fungsi yang sangat baik, karena akan dapat  menarik serta mengunci tubuh pada saat terjadinya tarikan secara tiba-tiba. Oleh karena itu alat ini juga harus terpasang pada posisi tubuh dalam keadaan tegak.

Alat Safety Di Jakarta – Untuk melindungi diri dari risiko saat jatuh, maka akan sangat penting untuk menggunakan semua alat yang sudah dijelaskan diatas, tentunya alat yang harus sesuai dengan standar keselamatan. Selain itu, setiap pekerja harus memahami K3 ( kesehatan dan keselamatan kerja) sebagai fondasi untuk bekerja.

Untuk info tentang Alat Safety Di Jakarta klik di sini

RSS
Follow by Email