Bagaimana Fungsi flow meter air limbah ?

Untuk tujuan mengatur besarnya debit air, dan tidak digunakan untuk produksi bisa digunakan ultrasonic portable flow meter. Pengaturan besarnya aliran air limbah bisa dilakukan dengan dengan mengatur besar kecilnya valve. Flow meter limbah jenis portable sangat cocok digunakan pada air limbah.

Dengan catatan, air limbah tidak mengandung solid diatas 10%. Selain dapat digunakan pada berbagai ukuran pipa dan berbagai jenis material pipa, bisa dibawa kemana-mana karena ringan dan compact.

Namun demikian, dilapangan biasanya menuntut berbagai kondisi yang mengharuskan jenis flow meter mempunyai performa yang diharapkan, seperti aplikasi pemasangan flow meter mengharuskan dipasang di saluran air atau di parit.

Sehingga, dengan cuaca indonesia yang ekstrim mengharuskan flow meter air limbah terendam air saat hujan. Ada juga yang mengharuskan flowmeter air limbah ini dipasang pada aliran proses limbah buang yang tidak menggunakan pompa atau aliran air limbah didasarkan pada beda ketinggian atau gravitasi.

Pada Proses dilapangan,  aliran aliran air limbah yang keproses penampungan biasanya menggunakan pompa. Sedangkan, untuk aliran air limbah hasil proses kepembuangan atau sungai bisanya menggunakan aliran gravitasi. Sehingga, pada kondisi tertentu debit air limbah sangat kecil atau low flow velocity.

 

Karena itu, dalam memiih jenis flow meter untuk mengukur flow rate maupun total volume air limbah dibutuhkan kecermatan.

Kecerobohan pemilihan jenis flow meter air limbah akan berakibat buruk. Bisa juga akan berakibat pada biaya operasional yang tinggi serta biaya instalasi jadi mahal. Belum lagi jika ada kerusakan yang dapat mengakibatkan proses produksi harus terhenti atau mengakibatkan biaya maintenance mahal.


Sebagai informasi, flow meter yang digunakan diindustri mempunyai jenis yang berbeda-beda. Hal ini,  tergantung pada jenis cairan, sistem instalasi sera tingkat akurasinya. Berikut ini jenis jenis serta model flow meter :

Flow Meter Portable

  • Ultrasonic flow meter ini sangat terkenal sejak dikenalkanya jenis portable flow meter. Karena, cara penggunaan dan instalasinya cukup mudah, cepat dan dapat dibawah kemana-mana.
  • Portable flowmeter menggunakan jenis instalasi clamp on, dimana sensor atau  transducer ultrasonic cukup di clamp pada permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa, maka biaya instalasi dari flow meter clamp on sangat murah dan cepat.
  • Untuk jenis flow meter portable biasanya dilengkapi dengan data logger. Baikdata logger internal maupun external. Untuk power menggunakan battery yang bisa dicharge dan umumnya battery mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

  • Flowmeter ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound. Sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.
  • Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau transducer ultrasonic dapat mengukur kecepatan rata-rata aliran fluida dalam pipa. Prinsip transit time adalah dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.

Flowmeter Mass Flow Coriolis

  • Flowmeter coriolis adalah jenis flow meter yang secara teori menghitung kekuatan gaya/tenaga. Yang dihasilkan karena osilasi suatu sensor yang dilewati cairan dengan menggunakan perhitungan coriolis yang dikonversi ke suatu aliran massa.
  • Coriolis flow meter secara real mempu menghitung massa aliran sehingga perubahan temperature dari aliran tidak banyak berpengaruh. Persolan perubahan aliran karena instalasi atau sebab lain yang berakibat aliran tidak laminer  tidak mempengaruhi performanya. Begitu juga, terjebaknya udara atau gas dalam aliran tidak berpengaruh pada akurasi. Karena Mass dari udara yang terjebak dalam aliran bisa diabaikan
  • low Meter Electromagnetic
  • Flowmeter electromagnetin yang sering disebut magnetic flow meter atau magmeter merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya menggunakan hukum faraday. Magnetic flow meter hanya bisa kerja pada cairan yang mempunyai konduktifitas pada kisaran minimal 20 micro siemens
RSS
Follow by Email