cara membersihkan sabut kelapa

Cara Membersihkan Sabut Kelapa

Cara Membersihkan Sabut Kelapa – Sabut Kelapa merupakan salah satu bahan organik yang banyak digunakan dalam pertanian, baik itu para petani sayuran, penggemar budidaya air maupun pecinta tanaman hias, karena manfaat dan perannya yang sangat besar dalam mendukung pertanian organik.

Cara Membersihkan Sabut Kelapa

Nah sebelum menggunakan sabut kelapa perlu dibersihkan terlebih dahulu agar bersih. Untuk itu adalah berikut cara membersihkan sabut kelapa:

  1. Rendam sabut kelapa dalam air mengalir
  2. caranya potong-potong sabut kelapa menjadi beberapa bagian,
  3. masukkan ke dalam ember
  4. letakkan di bawah kran lalu alirkan air sampai bersih paling tidak selama 1 hari. Atau cara yang lebih mudah yaitu dengan memasukkan sabut kelapa ke dalam karung dan meletakkannya di aliran sungai yang mengalir.

Cara Membersihkan Tanin pada Sabut Kelapa

cara membersihkan zat tanin pada sabut kelapa

Pada sabut kelapa ada terdapat zat tanin yang perlu dibersihkan  yang terkandung di dalamnya agar sabut kelapa tersebut aman untuk digunakan, mengingat zat tanin tersebut justru dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Tanin merupakan salah satu dari beberapa senyawa yang terdapat pada sabut kelapa yang tergolong sebagai senyawa nutrisi. Senyawa hara tersebut merupakan senyawa yang menghambat tanaman dalam menyerap unsur hara yang tersedia pada media tanam, sehingga keberadaannya dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Karena tanin ini, tanaman tidak dapat menyerap nutrisi dalam media tanam atau tanah karena tanin ini mencegahnya.

Agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman, tanin yang terkandung dalam serabut kelapa harus dihilangkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Berikut penjelasan untuk mengetahui cara menghilangkan tanin pada tempurung kelapa, setidaknya ada 5 cara.

  1. Biarkan batok kelapa di tempat terbuka yang terkena hujan dan sinar matahari selama beberapa hari, lalu jemur di bawah sinar matahari hingga kering.
  2. Rendam sabut kelapa dalam air mengalir. Caranya dengan memotong jantung menjadi beberapa bagian, masukkan ke dalam ember dan taruh di bawah keran, lalu alirkan air minimal 1 hari hingga bersih. Atau cara yang lebih mudah adalah memasukkan jantung kelapa ke dalam tas dan memasukkannya ke sungai yang mengalir.
  3. Rendam sabut kelapa di air dalam ember, tetapi tambahkan tawas ke dalam air sambil berendam. Tawas ini menghilangkan tanin dari ayam dan ketika tanin keluar, buang airnya dan ayam siap digunakan. Tawas dapat digunakan sebagai gumpalan atau sebagai bubuk.
  4. Rebus sabut kelapa selama 2-3 jam, tiriskan airnya lalu oleskan produk anti jamur atau anti jamur pada kelapa seperti Antracol atau yang lainnya.
  5. Fermentasi kelapa dengan air cucian beras, gula dan ragi. Caranya dengan merendam kelapa parut dalam air cucian beras, tambahkan 10 sendok gula pasir (dalam 10 liter air cucian beras), tambahkan juga 3 butir ragi ketan, aduk semua bahan hingga rata, tutup rapat dan diamkan. 5-7 hari. Dengan cara kelima ini kita mendapatkan manfaat ganda yaitu dari tanin sabut kelapa steril ke media tanam, selain POC dari sabut kelapa fermentasi dan air cucian beras yang sangat kaya nutrisi kalium dan memiliki pertumbuhan . hormon berupa vitamin B1 yang berasal dari air cucian beras. Padahal jika kita beruntung, merendam kelapa dalam air cucian beras bisa menyebabkan tumbuhnya jamur.

Tentunya, jika ingin membuat sabut kelapa anda memerlukan mesin sabut kelapa agar nantinya bisa lebih praktis dan lebih baik. Adapun jika anda memelukan mesin-mesin lainnya, anda bisa mengunjungi Rumah Mesin yang bisa Anda pesan seseuai keinginan Anda. Nah itulah penjelasan tentang cara membuat media tanam dari sabut kelapa. Semoga artikel bermanfaat untuk Anda.

RSS
Follow by Email