cara membuat cold brew

Cara Membuat Cold Brew Simpel Dirumah

Cara membuat cold brew, kopi cold brew kerap dianggap sebagai pilihan yang tepat. Di luar Indonesia, kopi cold brew sedang tren saat ini. Bahkan, kopi cold brew dianggap menarik karena pola ekstraksinya yang tidak melibatkan “paparan panas” seperti kopi biasa.

Cold brew diseduh dengan suhu ruangan atau air dingin. Menurut ahli kopi, cara cold brew seperti ini seharusnya mencegah kopi teroksidasi akibat suhu air panas. Kopi yang diseduh cenderung lebih kaya dan lebih manis di bagian akhir.

Kopi Seduh Dingin vs Kopi Hitam Panas

Kopi Seduh Dingin tidak asam dan pahit seperti minum kopi Arabika atau Robusta panas.
Inilah mengapa banyak orang beranggapan bahwa cold brew paling baik disajikan secara langsung.
Baik kopi cold brew maupun kopi hitam panas sebenarnya lebih rendah kalorinya, kecuali ditambahkan pemanis atau topping lainnya.

Perpaduan krim, susu, gula dan sirup ini semakin menambah nikmatnya segelas kopi hitam. Kopi hitam biasa tanpa gula atau aditif (237ml) hanya mengandung 2,4 kkal. Selain itu, ada perbedaan lain antara kopi cold brew dan kopi hitam biasa:

1. Lebih Aman untuk Lambung

cara membuat cold brew

Adapun yang memiliki masalah lambung. Hal ini karena ‘teknik ekstraksi’ atau merendam biji kopi bubuk dalam air dingin dapat mengurangi tingkat keasaman kopi.

Cold Brew Coffee juga mengandung polisakarida. Polisakarida merupakan senyawa gula sederhana yang dapat meningkatkan daya tahan pada saluran pencernaan. Dengan cara ini, efek kopi yang mengiritasi dan asam pada saluran cerna dapat dikurangi.

Minuman rendah asam terbukti bisa untuk untuk mengurangi penyakit jantung, menjaga kepadatan tulang dan massa otot, dan juga meningkatkan daya ingat.

2. Tinggi Kafein

Teknik ekstraksi air dingin menghasilkan minuman kopi yang lebih pekat daripada ekstraksi air panas. Kopi cold brew memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi hitam panas. Secangkir cold brew mengandung 200 mg kafein, sedangkan kopi hot brew biasanya hanya mengandung 95 mg kafein.

3. Rendah Oksidan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports menemukan antioksidan tingkat tinggi yang disebut ‘asam klorogenat’ dalam kopi yang diseduh panas.

Hal ini karena air panas dapat mengekstrak senyawa bioaktif tambahan untuk menghasilkan konsentrasi asam klorogenat yang lebih tinggi. Selain melindungi tubuh dari radikal bebas, asam klorogenat juga membantu mengontrol kadar gula darah.

Cara Membuat Kopi Cold Brew

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum membuat kopi cold brew adalah jenis biji kopi. Secara umum, jenis kopi yang paling baik untuk cold brew adalah jenis kopi arabica light atau medium roast. Biji arabika dipilih karena tingkat keasamannya yang rendah.

Sebaliknya, tingkat sangrai ringan dan sedang berarti biji kopi tidak terlalu disangrai, sehingga tekstur cairannya masih seperti teh (kaya seperti kopi yang baru diseduh), profil rasa sangat halus .

Inilah mengapa rasa kopi cold brew yang terbuat dari biji arabika menjadi lembut saat ‘diseduh’ dalam air dingin dalam waktu yang lama. Selain itu, biji kopi harus digiling dengan kasar. Biji kopi yang digiling halus membuat minuman dingin menjadi sangat pahit dan tidak terlalu beraroma.

Kopi yang terlalu lama digiling juga akan terlihat kusam dan berpasir. Berikut alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menyiapkan

  • kopi cold brew
  • 2 Botol Kaca

Cara Menyiapkan Cold Brew Coffee di Rumah:

  1. Campurkan kopi bubuk dengan air dingin atau air bersuhu ruangan dan tambahkan ke dalam botol.
  2. Tutup botol dengan rapat dan dinginkan selama 12-24 jam.
  3. Keluarkan kopi dari kulkas, saring dan botolkan

Pembuatan cold brew akan lebih mudah jika menggunakan mesin kopi yang sudah mulai digunakan oleh para penjual cold brew lainnya. Mesin kopi ini sudah bisa anda beli di toko online atau offline. 

RSS
Follow by Email