Cara Membuat Nasi Goreng Ati Ampela

Hai semuanya selamat pagi, jadi pada pagi hari ini aku bakalan berbagi sesuatu kepada kalian semua tentang cara membuat nasi goreng ati ampela

Tentu saja salah satu jenis makanan nasi goreng ini cukup populer di kalangan dewasa, selain hasil rasanya yang enak nasi goreng ati ampela ini juga memiliki manfaat menambah Hb

Ini juga dapat membantu kalian yang sering mengalami darah rendah ataupun kekurangan darah. Dengan memakan ati ampela ini akan membantumu,

Tentu saja apabila kalian memakan ati ampelanya saja pasti kalian akan merasa enek dan bosan bukan?

Nasi goreng ati ampela ini tentu saja bukan hanya sekedar menu makanan biasa ya teman-teman, masih banyak khasiat serta manfaat lainnya yang terkandung dalam ati ampela ini

Jika kita lihat dari anak-anak muda yang suka dengan makanan kekinian, mungkin mereka tidak akan suka dengan menu nasi goreng yang satu ini. Jadi apabila kalian ingin mencobanya, coba saja.

Karena meskipun makanan ati ampela ini kuno manfaat dan khasiatnya sangat baik untuk tubuh kita yang masih muda.

Kalian juga bisa menggunakan gas rice cooker ini untuk membantu kalian memasak nasi goreng ati ampela yang akan kalian buat.

Oke tanpa basa-basi lagi langsung saja kita lanjut ke cara membuat nasi goreng ati ampela ini, namun sebelum kalian akan benar-benar berlanjut ke cara membuat nasi goreng ati ini, kalian akan diarahkan ke sedikit pengetahuan mengenai apa itu nasi, sejarah dan jenis-jenisnya.

Yuk disimak penjelasannya di bawah ini dengan seksama penjelasan ini telahku Persiapkan khusus hanya untuk kalian saja ya teman-teman.

Jangan lupa untuk membacanya ini sampai selesai supaya kalian tidak mendapat kesalahpahaman yang disebabkan karena kalian tidak membaca artikel ini sampai selesai dengan teliti

 

Apa Itu Nasi?

Cara Membuat Nasi Goreng Ati Ampela

 

 

Sejarah Nasi

Di Indonesia sendiri, menurut buku Indonesia: Peoples and Histories karya Jean Gelman Taylor, padi sudah ditanam sejak 3000 tahun sebelum masehi. Bukti penanaman padi ini ditemukan di Pulau Sulawesi.

Selama ribuan tahun, beras pun menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, saking pentingnya, penghormatan diberikan pada Dewi Sri, dewi padi yang dipercayai oleh orang Jawa Kuno dan Bali.

 

Jenis – Jenis Nasi

 

1. Nasi Padang

Sajian nasi yang satu ini pasti sudah dicicipi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Nasi padang adalah kuliner nasi yang berasal dari Sumatera Barat. Dinamakan nasi padang, karena kota Padang adalah ibukota Sumatera Barat.

Meskipun dinamai nasi padang, sajian nasi ini banyak ditemukan di berbagai negara di wilayah Indonesia. Banyak berbagai tempat makan, mulai dari tempat makan yang sederhana hingga restoran besar yang khusus menjual olahan nasi padang.

Nasi padang memiliki ciri khas dengan berbagai macam lauk kuliner khas Padang, diantaranya rendang, sayur daun singkong, gulai ayam, sayur nangka, sambal hijau, dan berbagai lauk lainnya.

 

2. Nasi Kuning

Nasi khas Indonesia yang berasal dari tanah Jawa ini sangat populer karena memiliki ciri khas pada warna kuning dalam tampilan nasinya. Warna kuning pada sajian Nasi Kuning berasal dari olahan rempah kunyit. Tampilannya yang menarik dan rasanya yang gurih, membuat nasi kuning juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Biasanya, nasi khas Indonesia ini disajikan dalam bentuk tumpengan atau kerucut sebagai sajian khusus pada acara-acara tertentu. Nasi kuning dalam nasi tumpeng ini memiliki arti sebagai ungkapan rasa syukur, dimana kerucut yang dibuat dari nasi kuning melambangkan gunung emas dengan makna kemakmuran.

 

3. Nasi Uduk

Nasi Uduk merupakan olahan khas Betawi yang juga menjadi salah satu sajian nasi khas Indonesia yang paling populer. makanan ini diolah dari nasi putih yang diaron bersama santan dan bumbu-bumbu lain sebelum dikukus hingga matang. Santan dan berbagai bumbu tersebut menjadikan nasi uduk memiliki rasa yang gurih dan beraroma sedap.

Nasi uduk sendiri banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan nasi khas Indonesia ini menjadi salah satu kudapan yang sering dikonsumsi sebagai sarapan.

Lauk pendamping dari Nasi Uduk biasanya terdiri dari bihun goreng, telur semur atau telur balado, tempe orek, sambal goreng kentang, sambal kacang, dan tak lupa juga ditaburi bawang goreng serta kerupuk diatasnya sebagai pelengkap.

 

4. Nasi Liwet

Hampir serupa dengan nasi uduk dalam pengolahan nasinya, nasi liwet memiliki perbedaan dalam penyajiannya. Umumnya para penjual nasi liwet menyajikan hidangan ini diatas daun pisang bersama lauk pendamping lainnya seperti daging ayam, sayur labu siam, telur dadar, kerupuk, dan lain-lain.

Penyajiannya di atas daun pisang ini membuat rasa nasi khas Indonesia yang satu ini beraroma lebih sedap, terlebih jika nasi liwet disajikan dalam keadaan panas.

Nasi ini merupakan menu khas Jawa dan banyak ditemui di daerah Solo atau Surakarta dan Tanah Sunda. Nasi liwet dipercaya sebagai salah satu makanan khas tertua warisan nenek moyang Indonesia. Hal ini tercatat pada Surat Centhini yang ditulis pada tahun 1819. Namun seiring tersebarnya kudapan Nasi Liwet ke berbagai daerah di Nusantara, membuat resep Nasi Liwet inipun berkembang di daerah-daerah lain di Indonesia.

5. Nasi Tutug Oncom

Nasi Tutug Oncom merupakan kuliner khas dari Sunda yang tepatnya berasal dari daerah Tasikmalaya. Sajian nasi khas Indonesia yang unik ini diolah dari oncom yang dilumatkan bersama bumbu-bumbu lain dan dicampurkan bersama nasi putih hangat.

Lauk pendamping untuk Nasi Tutug Oncom pada umumnya adalah ikan asin, bakwan, sambal, dan berbagai jenis lalapan. Rasa nasi bercampur oncom yang gurih, membuat Nasi Tutug Oncom ini menjadi buruan kuliner yang wajib dicoba oleh para wisatawan yang berlibur ke tanah Sunda.

 

6. Nasi Timbel

Satu lagi sajian nasi khas Indonesia terpopuler yang datang dari Tanah Sunda, yaitu Nasi Timbel. Sajian Nasi Timbel biasanya menggunakan beras merah sebagai bahan utamanya. Kemudian, nasi merah dimasak bersama bumbu-bumbu lainnya dan dibungkus menggunakan daun pisang.

Namun saat ini, Nasi Timbel juga banyak menggunakan beras putih sebagai bahan utamanya. Lauk pendampingnya pun berbeda-beda sesuai dengan yang disajikan di setiap tempat makan. Namun lauk pendamping yang tak boleh ketinggalan tentunya lalapan khas Sunda dan sambal.

 

7. Nasi jamblang

Nasi Jamblang merupakan kuliner nasi Indonesia khas Cirebon yang disajikan dengan cara dibungkus dengan berbagai macam lauk pendamping menggunakan daun jati. Hal ini membuat rasa dari nasi jamblang memiliki aroma khas dari daun jati sehingga rasanya semakin nikmat saat disantap.

Menurut sejarah, penyajian Nasi Jamblang menggunakan daun jati ini bertujuan agar nasi tidak mudah basi. Saat ini, nasi jamblang banyak ditemukan di daerah Cirebon dengan penyajian secara prasmanan.

 

8. Nasi Subut

Kuliner nasi khas Indonesia yang berasal dari Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ini terkenal dengan penyajian nasinya yang unik.

Nasi Subut adalah sajian nasi yang diolah dari beras, ubi ungu, serta butiran jagung. Berbagai olahan yang terdapat dalam Nasi Subut bukan hanya membuat cita rasanya menjadi unik, melainkan tampilannya pun juga terlihat menarik.

 

9. Nasi Megono

Salah satu sajian nasi Nusantara yang populer karena cita rasanya yang unik adalah Nasi Megono. Nasi megono merupakan kuliner khas dari Pekalongan, Jawa Tengah. Nama “megono” sebetulnya adalah perpaduan dua kata, yaitu “mergo” dan “ono”, yang artinya sebab dan ada.

10. Nasi Bakar

Sajian Nasi Bakar sepertinya sudah banyak terdapat dalam menu-menu di berbagai restoran di Indonesia. Sajian nasi khas Indonesia ini diolah dengan cara dibakar bersama santan dan berbagai rempah lainnya. Sebelum dibakar, nasi yang telah diberi santan dan bumbu tersebut dibungkus dengan daun pisang.

Tak jarang juga, nasi dibungkus dan dibakar bersamaan dengan berbagai lauk seperti teri medan, cumi asin, udang, ataupun irisan daging ayam.

Sajian nasi yang menggunakan metode dengan cara dibakar juga banyak ditemukan pada kuliner khas Nusantara lain di Indonesia diantaranya Nasi Jaha Khas Manado dan hidangan Kolo Khas Nusa Tenggara Timur.

 

Cara Membuat Nasi Goreng Ati Ampela

Cara Membuat Nasi Goreng Ati Ampela

Bahan – Bahan :

  • 1 piring nasi
  • 2 butir telur ayam
  • Sepasang ati ampela, potong2
  • 2 siung bawang merah, iris
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 10 cabai merah keriting, haluskan dengan 2 siung bawang merah
  • 1 batang bawang daun, iris
  • 1/4 SDT lada bubuk
  • 1/2 SDT garam
  • 1 SDT kaldu bubuk rasa ayam
  • 1 SDM kecap manis
  • 2 SDM minyak goreng

 

Cara Membuat :

  1. Siapkan semua bahan. Masaklah nasi di gas rice cooker
    Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum

  2. Masukkan ati ampela yang sudah dipotong2, biarkan hingga berubah warna dan matang.
    Masukkan cabai merah halus, aduk rata dan masukkan telur ayam.

  3. Orak-arik telur hingga kering.
    Masukkan nasi dan aduk rata, test rasa dengan memberi garam, lada bubuk dan kaldu bubuk, aduk rata.

  4. Sebelum diangkat, beri irisan bawang daun.
    Angkat dan siap sajikan dengan pelengkapnya (timun, selada, tomat)

 

Informasi Gizi Ati

 

  • Protein: 27,4 g
  • Energi: 261 Kal
  • Karbohidrat: 1,6 g
  • Vitamin A: 4,957 mcg
  • Vitamin B2 (Riboflavin): 4,38 mg
  • Zat besi: 15,8 mg
  • Lemak: 16,1 g
  • Fosfor: 373 mg
  • Beta karoten: 169 mcg
  • Kalium: 22,9 mg
  • Kalsium: 118 mg

 

Manfaat

 

1. Menjaga Brat Badan Dan Kecukupan Nutrisi

Hati ayam cocok menjadi pilihan bagi kalian bila mencari sumber protein yang rendah kalori. Dibandingkan dengan sumber protein lain, kalori makanan di dalam hati ayam cenderung lebih rendah. Namun, karena kandungan kalorinya rendah, bukan berarti hati ayam rendah nutrisi.

Kecukupan nutrisi tetap bisa terpenuhi dari kandungan protein, vitamin, dan mineral yang tinggi di dalam hati ayam.

Bahkan, jumlah protein dalam hati ayam yang mencapai 27,4 gram sebenarnya sudah memenuhi beberapa bagian dari Angka Kebutuhan Gizi (AKG) harian untuk protein.

Jadi, meski rendah kalori, tingginya kandungan gizi lain membuat konsumsi hati ayam tetap mengenyangkan. Dada, Sayap, Atau Paha, Bagian Ayam Mana yang Lebih Tinggi Proteinnya?

 

2. Mendukung Fungsi Otak Dan Sistem Saraf

Hati ayam terdiri dari kandungan ribovlavin atau vitamin B12 yang cukup tinggi.

Vitamin B12 berperan penting untuk mendukung berbagai proses biologis di dalam tubuh, seperti mengolah energi dari makanan dan sintesis DNA.

Selain itu, vitamin B12 dapat menguatkan fungsi sel-sel di dalam tubuh serta memperbaiki sel-sel yang terganggu.

Khasiat dari hati ayam ini juga dapat meningkatkan fungsi otak dan sistem saraf.

Oleh karena itu, konsumsi hati ayam dinilai bisa membantu mencegah berbagai penyakit gangguan saraf, seperti demensia.

 

3. Mencegah Anemia Dan Kelelahan

Kekurangan vitamin B12 dan zat besi membuat seseorang berisiko mengalami anemia dan kelelahan Hati ayam mengandung vitamin b12 dan zat besi saling bekerja memenuhi kebutuhan oksigen di dalam tubuh.

Vitamin B12 ini berperan dalam pembentukan sel darah merah, sedangkan zat besi membantu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Saat tubuh kekurangan vitamin B12 dan zat besi, produksi sel darah merah serta pasokan oksigen otomatis bisa terlambat sehingga bisa menimbulkan gejala anemia. Menurunnya produksi sel darah merah juga menyebabkan tubuh rentan mengalami kelelahan.

 

4. Menjaga Kesehatan Sistem Kardiovaskular

Pada hati ayam juga terdapat selenium yaitu mineral yang bermanfaat mencegah berbagai penyakit berbahaya bagi jantung, seperti serangan jantung, kolesterol tinggi dan stroke.

Menurut studi tahun 2015 pada jurnal Nutrient, selenium adalah komponen antioksidan yang mampu mengurangi risiko keracunan akibat kadar oksigen atau nitrogen yang berlebih dan mencegah terjadinya serangan jantung.

Selain itu, selenium sebagai antioksidan dapat meningkatkan kemampuan sel untuk memperbaiki kerusakan DNA. Hal ini bisa mengurangi risiko munculnya penyakit kanker yang berkaitan dengan kerusakan fungsi DNA.

 

5. Mengoptimalkan Fungsi Mata

Selain vitamin B kompleks, hati ayam juga mengandung vitamin A yang berperan penting untuk menjaga kesehatan mata.

Khasiat hati ayam ini dapat mengurangi risiko Anda mengalami gangguan penglihatan akibat rabun atau pertambahan usia.

Vitamin A pada hati ayam berbentuk retinol. Komponen retinol ini bisa langsung digunakan atau diserap oleh tubuh untuk mencukupi kebutuhan vitamin A.

Dalam menjaga kesehatan mata, vitamin A membantu komponen rhodopsin pada mata untuk mengubah cahaya yang ditangkap oleh mata.

Cahaya yang ditangkap tersebut kemudian diubah menjadi impuls listrik yang langsung dihantarkan oleh tubuh sehingga Anda bisa melihat dengan jelas. Bukan Hanya Wortel, Berikut 5 Makanan Sumber Vitamin A Lainnya

RSS
Follow by Email