Cara Menanam Cengkeh di Dataran Tinggi yang Baik dan Benar

Cara Menanam Cengkeh di Dataran Tinggi yang Baik dan Benar

Cara menanam cengkeh di dataran tinggi – Cara menanam cengkih yang benar mempengaruhi tingkat panen. Cengkeh sebagai bumbu dapur sangat bermanfaat sebagai bahan masakan yang tentunya penting dalam masakan. Bumbu ini sering digunakan sebagai bahan penyedap makanan.

Biasanya bagian tanaman Panax ginseng yang digunakan adalah pucuknya. Setelah melalui proses pengeringan, pucuk cengkih baru dapat dimakan atau dimanfaatkan. Kuncup bunga tanaman ini disebut cengkeh.

Cara menanam cengkeh dengan benar tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Rasa pedasnya yang pedas sangat digemari oleh masyarakat, terutama yang tinggal di daerah dingin. Apalagi dengan kandungan yang berbeda, cengkeh memiliki banyak manfaat yang berbeda yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Sebelum digunakan untuk obat herbal cengkeh harus rontokan dulu menggunakan Mesin Perontok Cengkeh.

SYARAT PERTUMBUHAN

  • Tanaman tumbuh optimal pada kecerahan 300-600 dpal dengan suhu 22°-30°C, curah hujan yang diinginkan 1500-4500 mm/tahun.
  • Tanah berpori dengan kedalaman dasar minimum 2 m, tidak bercampur pasir dengan pH optimal 5,5 hingga 6,5. Latosol, Andosol dan Tanah Podsolik Merah baik untuk menanam cengkeh.

PEMBIBITAN

Cara Menanam Cengkeh di Dataran Tinggi yang Baik dan Benar

  • Buatlah bedengan selebar 1-1,2m, dengan panjang sembarang arah utara-selatan. Di kanan dan kiri bedengan, gali parit sedalam 20 cm dan lebar 50 cm. Di atas bedengan dibuat teralis untuk timur 1,8 m, selatan 1,2 m, intensitas cahaya 75%.
  • Benih direndam dalam media dalam kantong berukuran 15 cm x 20 cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 1 tahun) atau 20 cm x 25 cm (untuk bibit yang akan dipindahkan pada umur 2 tahun) yang bagian bawahnya telah dipahat lubang 2,5 mm dengan jarak tanam 2×2 cm. Media yang digunakan adalah pasir halus, tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 :
    Pertama:
    1, dan berikan GLIO alami untuk setiap 20 sampai 25 kg pupuk kandang matang dan matang selama ±2 minggu. Dan sebelum disemai, bilas tanah dengan POC NASA 5ml/liter air atau 0,5 tutup/liter air. -Kemudian sebarkan labu ke persemaian yang sudah disiapkan.
  • Penyiraman dilakukan dua kali sehari. Penyiangan 2-3 kali per bulan tergantung pertumbuhan gulma. Intensitas naungan berangsur-angsur menurun hingga 40% saat bibit dipindahkan ke lapangan.
  • Berikan pupuk NPK takaran 10 g/tanaman/tahun atau Urea, SP-36 dan KCl takaran 3,5 g/tanaman/tahun. Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali sedangkan untuk pot plastik dilakukan setiap 1,5 bulan sekali.

Catatan :

Idealnya pembibitan SUPERNASA melakukan transplantasi setiap 4 bulan sekali dengan dosis 1 vial untuk ±400 tanaman. 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000ml) air untuk membentuk larutan induk. Kemudian, setiap liter dicampur dengan 10 ml air induk sebelumnya untuk mengairi setiap bibit.

PENGAJIRAN

Pengajiran dilakukan pada blok vegetatif untuk memudahkan penanaman dengan jarak tanam 8 x 8 m berbentuk persegi atau persegi panjang.

TANAMAN

Cangkul untuk menandai lubang tanam berukuran 75 x 75 x 75 cm. Ditanam pada awal musim hujan. Untuk 25-50 kg pupuk kandang busuk, campur rata dengan 1 bungkus Natural GLIO dan 1,5-2 kg dolomit. Taruh 5 hingga 10 kg campuran di setiap lubang tanam. Masukkan benih dan gumpalan tanah ke dalam lubang di leher akar. Memberikan naungan buatan hingga 30 cm dengan intensitas 50%. Irigasi POC NASA secara merata dengan takaran 2-3ml/liter air untuk setiap benih atau semprotkan POC NASA dengan takaran 2 tutup/tangki. Hasil akan lebih baik bila menggunakan SUPERNASA dengan cara:
1 botol SUPERNASA dicampur dalam 2 liter (2000ml) untuk membuat anggur induk. Kemudian, untuk setiap 1 liter air, kami mencampurkan 10 ml arak induk dan menyirami setiap tanaman.

PEMELIHARAAN PABRIK

Penyesuaian naungan dilakukan setiap 4 hingga 6 bulan.

Itulah beberapa cara menanam cengkeh di dataran tinggi, semoga bermanfaat.

 

RSS
Follow by Email