Cara Menanam Jambu Monyet

Tips Budidaya Jambu Monyet Atau Jambu Mete

Jambu Monyet atau Jambu Mete atau mede adalah sejenis tumbuhan asli suku Anacardiaceae. Tumbuhan dengan nama ilmiah Anacardium occidentale ini berasal dari Brazil, tumbuhan ini memiliki buah yang dapat dimakan. Produk jambu mete yang paling terkenal adalah kacang mete, kacang mente atau kacang mede.Untuk mengolah kacang mete,anda bisa menggunakan alat pengupas mete Cara menanam jambu monyet

Banyak orang yang membudidayakan jambu mete ini, namun saat ini masyarakat yang membudidayakan tanaman ini sudah mulai langka, sehingga anda masih memiliki peluang yang besar dan anda bisa menjadikan budidaya jambu mete ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena tanaman ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi,

Misalnya saja bisnis kacang mete yang harganya cukup tinggi,Untuk mengolah kacang mete anda bisa menggunakan alat pengupas mete.Berikut cara menanam jambu monyet

Cara Budidaya Jambu Monyet

Cara Menanam Jambu Monyet

Syarat Tumbuh

Tanaman jambu mete dapat tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah pada ketinggian sekitar 1-1.200 meter di atas permukaan laut, memiliki suhu ideal sekitar 15°C-35°C, memiliki curah hujan sekitar 1500-2000 mm/tahun dan memiliki kelembaban sekitar 60-80%. Jenis tanah yang baik untuk budidaya jambu mete adalah tanah berpasir, lempung berpasir dan tanah berpasir ringan dengan pH atau keasaman tanah sekitar 5,5 sampai 7,3.

1. Persiapan Bibit Jambu Mete

Bibit jambu mete dapat diperoleh dengan cara perbanyakan melalui cara generatif/biji atau vegetatif seperti sambung pucuk, sambung pucuk dan sambung pucuk. Kali ini kita akan membahas perbanyakan biji dengan biji, berikut caranya :

  1. Pilih buah yang matang dan tidak terdistorsi dengan panen di tengah musim panen.
  2. Setelah buah yang akan dijadikan biji diperoleh, ambil bijinya lalu cuci dan sortir.
  3. Kemudian keringkan biji jambu mete sampai kadar airnya 8%-10%
  4. Setelah kering, benih dimasukkan ke dalam plastik kemudian disimpan dalam ruangan dengan suhu sekitar 25°C-30°C dan kelembaban sekitar 70%-80%. Masa retensi ini kira-kira 6-8 bulan.
  5. Benih tersebut selanjutnya bisa disemai hingga menjadi benih yang siap ditanam.

2. Persiapan Lahan Tanam

Tanah yang akan ditanam jambu mete harus dirawat terlebih dahulu, Melakukan pemindahan atau penebangan tanaman yang mengganggu penanaman, setelah tanah digemburkan terlebih dahulu dengan cara digali atau dibajak.

Buat lubang tanam berukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm atau 50 cm x 50 cm x 50 cm dengan jarak antar lubang tanam sekitar 6 m x 6 m sampai 12 m x 12 m. Jika lubang yang telah dibuat kemudian dibuka atau dibuka kembali selama kurang lebih 4 hari, maka lubang tersebut ditutup kembali dengan tanah galian yang telah dicampur dengan pupuk. Tandai lubang yang telah ditutup agar lebih mudah ditemukan saat menanam.

3. Penanaman Jambu Mete

Setelah benih dan lubang tanam sudah siap, barulah ditanam. Keluarkan polybag semai dari semai dengan hati-hati agar media semai dan akar semai tidak rusak, kemudian bibit ditempatkan pada lubang tanam kemudian diisi kembali dengan tanah galian dan dipadatkan. Saat penanaman berikutnya dilakukan, sirami sebanyak mungkin dan beri dukungan pada tanaman agar tidak mudah tumbang.

4. Penyiraman Tanaman

Penyiraman dapat dilakukan secara rutin sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore. Penyiraman dilakukan secukupnya saja agar tanaman tidak tergenang.

5. Penyulaman Tanaman

Penyulaman atau mengganti tanaman mati atau tidak tumbuh dengan tanaman atau bibit baru dapat dilakukan setelah tanaman berumur 2 sampai 3 tahun. Jika sudah lebih dari 3 tahun, jangan menyulam karena pertumbuhan pohon yang disulam akan terhambat atau tidak bagus.

6. Penyiangan Dan Penggemburan

Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu lainnya di sekitar tanaman setiap 45 hari. Bersamaan dengan penyiangan, gemburkan tanah di sekitar tanaman.

7. Pemupukan

Pupuk yang diberikan pada tanaman jambu mete dapat berupa pupuk kandang/kompos atau pupuk buatan. Aplikasi pupuk dilakukan dengan membuat parit di sekitar tanaman kemudian pupuk ditanam dan ditutup dengan tanah.

8.Pemanenan Jambu Mete

Setelah 3 sampai 4 tahun atau buah berumur 60-70 hari sejak berbunga, jambu mete dapat dipanen terlebih dahulu. Buah yang sudah siap panen mempunyai ciri-ciri yaitu sebagai berikut:

  1. Kulit buah semu berwarna kuning, jingga atau merah (tergantung varietasnya)
  2. Kulit bijinya berwarna putih keabu-abuan dan mengkilat
  3. Ukuran buah semu lebih besar dari buah aslinya

Itulah beberapa cara dalam menana jambu mete yang dapat anda lakukan.

RSS
Follow by Email