Cara Menanam Kakao Yang Mudah

Cara Menanam Kakao Yang Mudah- Kakao merupakan tanaman budidaya asli Amerika Selatan, namun kini juga dapat ditanam di banyak daerah tropis. Biji tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat produk olahan yang dikenal dengan nama coklat.

Cara Menanam Kakao

cara menanam coklat

1. Pemilihan Biji Kakao

  • Generatif yaitu menggunakan biji kakao langsung untuk pratabur di kotak tanaman yang ada.
  • Vegetatif, yaitu memulai budidaya dengan stek atau pembuahan. Namun, pastikan benih yang sedang berovulasi ini minimal berumur 4-5 bulan dan tingginya minimal 50 cm.

2. Persiapan Kakao

Bersihkan tanah dari gulma dan gulma. Selanjutnya buatlah lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang diinginkan, namun usahakan jarak antar tanaman sekitar 60×60 cm. Kemudian sediakan kompos untuk pemupukan dasar.

Jangan lupa menanam tanaman penutup tanah seperti Lamboro, Gleresidae dan Albazia di sekitar lahan satu tahun sebelum memulai budidaya kakao. Setelah tahun ketiga, jumlah pohon pelindung dikurangi menjadi satu pohon pelindung untuk setiap 3 pohon kakao (1:3).

3. Penanaman Kakao

Carilah benih siap tanam berkualitas baik lebih awal dan cocok untuk ditanam dengan dedaunan tanaman hijau dan hijau muda pada daun muda dan ruang batang yang stabil.

  • Menanam dalam pot siapkan pot besar dan isi setengahnya dengan campuran pupuk kandang dan kulit kayu.
  • Kemudian buat lubang seukuran polybag pada inti coklat dan tekan bijinya bersama dengan polybag juga.
  • Isi polybag secara perlahan hingga benar-benar pecah dan lepaskan benih secara perlahan beserta tanah semai berukuran sedang, kemudian buang polybag dan biarkan tanah tumbuh hingga terisi penuh dan padat.
  • Kemudian siram sampai tanah lembab.
  • Untuk menanam di area tanam seperti teras atau pekarangan, Anda hanya perlu membuat lubang di bagian bawah tanam.
  • Sama seperti menanam dalam pot, setelah mengebor lubang, Anda hanya perlu memasukkan benih dengan cara yang sama.
  • Robek polibag ke dalam lubang tanam dan tanam di media tanam agar tanaman kakao dapat tumbuh dengan baik dan tidak stres.
  • Ini karena tidak seperti tanaman lain, tanaman kakao mudah stres. Jika cara menanamnya salah padahal berkebun sudah selesai dengan benar dan berhasil. Hal ini tidak menjamin kesuburan dan kelestarian tanaman kakao, jadi pastikan langkah ini sudah Anda lakukan dengan baik dan benar.

4. Pemeliharaan Kakao

  • Mencabut Tanaman

Gulma atau tanaman berbahaya lainnya tumbuh di sekitar tanaman kakao sehingga unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman tidak bersaing dengan gulma. Penyiangan dapat dilakukan dengan pencabutan langsung baik dengan cangkul atau garu, atau dengan penyemprotan herbisida.

  • Penyulaman

Gulma untuk tanaman yang mati atau tidak tumbuh maksimal dengan tanaman baru. Penyulaman ini dapat dilakukan sebelum tanaman berumur 2 minggu setelah tanam.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan saat tanaman berumur 2 bulan setelah tanam. Pemupukan biasanya dilakukan setelah penyiangan. Pupuk yang diberikan adalah Urea, SP-36 dan KCl dan dosis yang diberikan sesuai dengan umur tanaman sebagai berikut:

  1. Tanaman berumur 1 tahun dapat diberikan 15 gram urea, 15 gram SP-36 dan 10 gram KCl.
  2. Pada umur 2 tahun dapat diberikan 22 gram urea, 20 gram SP-36 dan 25 gram KCl per tanaman.
  3. Saat berumur 3 tahun mendapatkan 44 gram urea, 41 gram SP-36 dan 50 gram KCl per tanaman.
  4. Pada umur 4 tahun dapat diberikan 89 gram urea, 83 gram SP-36 dan 100 gram KCl dapat diberikan per tanaman.
  5. Pada umur 5 tahun dapat diberikan 150 gram urea, 100 gram SP-36 dan 200 gram KCl per tanaman.
  • Pemangkasan

Pemangkasan dimulai dengan pemangkasan tanaman penutup secara teratur agar tanaman kakao dapat tumbuh normal tanpa tanaman penutup. Potong cabang atau ranting dari tanaman kakao yang tumbuh terlalu lebat. Pemangkasan ini bertujuan agar tajuk tumbuh seimbang dan kuat, serta mengurangi kelembapan untuk melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

5. Panen Kakao

cara menanam coklat

Buah kakao siap panen adalah buah kakao matang yang berumur kurang lebih 5,5 sampai 6 bulan setelah buah kakao mekar. Ciri-ciri buah yang masak adalah buah dengan kulit berwarna kuning atau merah. Pemetikan bisa dilakukan dari buah yang matang, tetapi tidak dari buah yang terlalu matang.

Potong batang buah, sisakan 1/3 batang buah. Pemetikan buah dari pangkal dapat merusak bantalan bunga, mengganggu pembentukan bunga dan bila hal ini harus dilakukan terus menerus maka produksi buah akan menurun. Gathering juga bisa dilakukan di pagi hari dan sharing di siang hari. Pecahkan buah dengan membenturkannya ke batu hingga pecah.

Kemudian bijinya dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam kantong untuk dibersihkan lebih lanjut dari ampas (daging). Selain itu, bijinya dikeringkan sebelum dijual ke pengepul.

Nah itulah cara menanam kakao yang bisa anda coba. Jangan lupa gunakan mesin coklat berkualitas di mesin terpercaya. Semoga bermanfaat.

 

RSS
Follow by Email