Fungsi Batang Kelapa Sawit

 

Batang sawit memiliki berbagai macam fungsi, lantas apa sajakah macam macam fungsi batang kelapa sawit? langsung saja simak ulasan berikut!

Palm

Kelapa sawit merupakan jenis tumbuhan yang juga masuk kedalam genus Elaeis dan juga ordo Arecaceae. Tumbuhan ini dipakai pada usaha pertanian komersial supaya dapat menghasilkan minyak sawit. Genus ini mempunyai dua anggota dalam spesies. Palm oil afrika (Elaeis guineensis) merupakan sumber yang paling utama dalam pembuatan minyak kelapa sawit. Kelapa sawit amerika atau dari negara itu juga dapat biasa disebut dengan Elaeis oleifera merupakan tanaman asli yang tentu saja berasal dari Amerika Selatan dan juga Tengah tropis, serta bisa dipakai secara lokal dalam tahap memproduksi minyak.

Palm oil adalah tumbuhan industri yang menjadi bahan baku dalam menghasilkan minyak masak, minyak industri, ataupun menghasilkan bahan bakar. Indonesia sendiri merupakan negara yang dapat menghasilkan minyak kelapa sawit dengan jumlah paling banyak di dunia. Di Indonesia sendiri, daerah persebarannya ada di Aceh, pantai timur Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan juga Sulawesi. Terdapat beberapa macam spesies dari kelapa sawit diantaranya adalah E. guineensis Jacq., E. oleifera, dan E. odora. Varietas atau tipe kelapa sawit dapat dikategorikan berdasarkan dua karakteristik yang pertama adalah ketebalan endokarp dan yang kedua warna buah. Berdasarkan ketebalan endokarpnya, kelapa sawit dimasukkan menjadi tiga varietas yakni Dura, Pisifera, dan juga Tenera, sedangkan dilihat dari warna buahnya, kelapa sawit dikategorikan ke dalam tiga varietas yaitu Nigrescens, Virescens, dan Albescens. Secara umum, kelapa sawit terdiri dari beberapa macam bagian diantaranya adalah akar, batang, daun, bunga dan juga buah. Bagian pada kelapa sawit yang diproses untuk menjadi minyak adalah buah.

Batang Sawit

Selain bisa mendapatkan minyak sawit yakni minyak sawit mentah (CPO) dan juga minyak inti sawit (PKO), industri sawit juga memperoleh limbah pada bentuk biomassa dengan memiliki jumlah yang sangat melimpah dan berbagai macam, baik dari kebun ataupun pabrik. Biomassa yang diperoleh dari kebun yakni batang dan juga pelepah sawit,

Selain dapat memperoleh minyak sawit berbentuk minyak sawit mentah (CPO) serta minyak inti sawit (PKO), industri sawit juga mendapatkan limbah yang memiliki bentuk biomassa dengan jumlah yang sangat banyak dan beragam baik yang berasal dari kebun maupun dari pabrik.

Biomassa yang diperoleh melalui kebun yakni batang dan juga pelepah sawit, sementara itu, yang berasal dari pabrik didapatkan tandan kosong sawit, cangkang, dan juga buah serta limbah cair. Batang sawit diperoleh melalui proses kegiatan peremajaan kebun saat mencapai usia ekonomis (25-30 tahun), sedangkan pelepah didapatkan melalui kegiatan pemangkasan pelepah pada saat pemanenan buah dan juga saat peremajaan.

Berbagai macam upaya dalam memanfaatkan biomasa sawit sudah banyak dilakukan khususnya dalam pemanfaatan biomasa yang memiliki asal dari pabrik, namun untuk biomasa yang berasal dari kebun masih terbatas.

Batang dan juga pelepah yang didapatkan dari hasil peremajaan sampai saat ini masih belum banyak yang memanfaatkan, apabila ada hanya agar memperkaya nutrisi tanah dalam proses pemangkasan pelepah di tanaman mendapatkan hasil dan menjadi sumber bahan organik tanah dalam area yang diremajakan.

Upaya dalam memanfaatkan limbah atau biomassa batang kayu ini harus dilakukan supaya menghindari efek negatif untuk lingkungan dan juga masyarakat sekitar kebun melewati penerapan program produksi bersih dengan melalui tahapan reduce, reuse, recycle and recover  supaya dapat meningkatkan nilai ekonomi yang berasal dari limbah industri sawit.

Dalam rangka memanfaatkan batang sawit hasil dari proses peremajaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) lewat Program Penelitian dan Pengembangan sudah memberikan dana dari beberapa penelitian yang potensial, antara lain pengolahan batang sawit untuk menjadi papan laminasi, kayu lapis, bahan yang memiliki manfaat juga energi (glukosa, pati dan juga asam laktat) serta gula merah.

Fungsi Batang Kelapa Sawit

Beberapa macam inovasi fungsi yang berasal dari pengembangan batang kayu hasil replanting yang sudah dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Papan laminasi atau Sandwich Laminated Lumber (SLL) yang dapat difungsikan untuk menjadi panel lantai, dinding, komponen furniture, pengemas dan lain sebagainya. Teknologi ini dikembangkan dengan melealui sistem mobile plant yang dapat berpindah sesuai dengan lokasi peremajaan dilakukan.
  • Produksi pati-gula yang berasal dari bahan dasar batang pohon sawit untuk menjadi berbagai macam bahan bermanfaat yang potensial (asam laktat, asam glutamat dan bioetanol). Sisa biomassa yang sebagian besar ligno-selulosa dapat digunakan menjadi bahan bakar pembangkit listrik (biopower sama dengan listrik biomassa). Penelitian ini juga dapat memperoleh hasil Desain Basis Kerekayasaan (Basic Engineering Design: BED) pabrik dalam mengolah Batang Pohon Kelapa Sawit Usia Tebang yang memiliki kapasitas 2 x 100 batang per hari, yang bisa dipakai menjadi referensi untuk investor serta pelaku industri pada saat perencanaan dan juga perealisasian dalam membangun pabrik tersebut.
  • Kayu lapis dan fancy flooring yang dapat diimplementasikan menjadi bentuk Proyek Pilot (Pilot Project) dalam beberapa industri kayu lapis yang ada di beberapa daerah seperti Jawa, Sumatera dan Kalimantan, untuk memenuhi permintaan pada bahan baku industri kayu.
  • Teknologi produksi gula merah yang bisa digunakan pada skala kecil, sehingga dapat digunakan menjadi skema pembiayaan pada saat program peremajaan sawit rakyat. Investasi diperlukan dalam proses produksi gula merah dari nira dengan menggunakan skala 1 ha atau sekitar Rp 25 juta. Kegiatan produksi ini bisa memperoleh keuntungan hingga mencapai Rp 18 -25juta/2 bulan

Memanfaatkan batang sawit yang dipakai melewati proses penelitian ini juga wajib memperhatikan dari aspek lingkungan, dimana tidak semua batang sawit yang dipakai pada total biomassa tanaman sawit dalam setiap hektarnya. Pada saat memanfaatkan batang sawit untuk menjadi laminasi dapat menyisakan sekitar 47,5% dalam area perkebunan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik tanah agar menjaga kesuburan lahan.

RSS
Follow by Email