pendirian pt perorangan

Inilah Beberapa Perbedaan PT dan PT Perseorangan

Masih banyak yang belum paham, alasan kenapa mendirikan Badan Usaha itu sangat penting untuk dilakukan. Menurut beberapa penelitian, para ahli menyebutkan kalau pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dianggap lebih stabil usahanya apabila sudah berbentuk hukum dan formal.

Oleh sebab itu sangat disarankan oleh pemerintah bagi pelaku UMK untuk segera melaksanakan proses pendirian PT perorangan.

Dibalik saran pemerintah tentunya ada tujuan yang baik untuk pelaku UMK nya sendiri, diantaranya adalah kemudahan untuk mendapatkan akses pendanaan  yang lebih baik, profit yang juga lebih baik, dan yang pastinya berdampak pada peningkatan pendapatan negara.

Pengertian dan Perbedaan PT dan PT Perseorangan

Ada dua jenis PT yang ada di Indonesia, yakni PT biasa dan PT perseorangan, yakni:

1. Pengertian

Menurut UU No. 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas yang sekarang sudah diubah dengan UU Cipta Kerja. Yang dimaksud dengan PT adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, dibuat atas perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang mana seluruhnya terbagi dalam saham. Sedangkan yang dimaksud dengan PT perseorangan adalah Badan Hukum perorangan yang memenuhi ciri Usaha Mikro dan Kecil yang harus didirikan oleh satu orang.

2. Perbedaan

Lantas apa saja perbedaan yang terletak pada keduanya? Sebagai pelaku usaha yang ingin mendirikan PT sesuai dengan kebutuhan, tentunya Anda harus tahu perbedaannya. Seperti yang ada di bawah ini!

PT Perorangan

  1. Hanya bisa dilaksanakan oleh satu orang saja saat pendiriannya
  2. Hanya bisa didirikan oleh WNI yang sudah berusia paling rendah 17 tahun dan paham dengan hukum
  3. Bisa berdiri tanpa harus adanya Akta Notaris, pendiri cukup mengisi form pernyataan pendirian secara elektronik
  4. Pendirian PT Perorangan dalam satu tahun hanya bisa dilakukan satu kali saja
  5. Pendiri PT Perorangan akan bertindak sebagai pemegang saham tunggal yang merangkap sebagai direktur dan tidak ada komisaris
  6. Memiliki modal dasar senilai 5 miliar rupiah
  7. Diwajibkan untuk membuat laporan keuangan

PT Biasa

  1. Pendirian PT bisa dilakukan oleh banyak orang dan minimal dua orang
  2. Bisa didirikan oleh WNI, WNA, badan hukum Indonesia maupun asing
  3. Didirikan dengan Akta Notaris yang dibuat secara benar dan baik dalam Bahasa Indonesia
  4. Dalam pendiriannya tidak ada aturan yang bisa membatasinya
  5. Pendiri PT terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, serta Dewan Komisaris
  6. Dalam pendiriannya tidak ada ketentuan modal dasar
  7. Tidak diwajibkan untuk membuat laporan

Untuk mendirikan PT sekarang tidak perlu lagi bingung, sebab kini Anda bisa memanfaatkan jasa pendirian PT Perorangan seperti Legalyn Indonesia. Dijamin sudah terpercaya dan bisa membantu Anda sesuai dengan kebutuhan, yuk kunjungi laman ini https://www.legalyn.id/ segera!

RSS
Follow by Email