limbah rumah tangga

Limbah Rumah Tangga Cara Meminimalisir Serta Dampaknya

Limbah rumah tangga merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, seperti halnya dengan mencuci pakaian atau mencuci piring, asap hingga berbagai sampah organik maupun anorganik lainnya yang dihasilkan dari aktivitas yang dilakukan dalam rumah.

Limbah adalah salah satu penyumbang terbesar tumpukan sampah yang ada di lingkungan sekitar, tentu saja karena setiap hari akan ada sampah yang baru . Menurut data dari Badan Statistik Lingkungan Hidup (BPS) pada tahun 2018 menyatakan bahwa hanya sekitar 1,2% rumah tangga yang mendaur ulang sampahnya. Dengan persentase 66% yang menangani sampah dengan cara dibakar, dimana hal ini tentu juga dapat menimbulkan polusi udara dan sebanyak 32%nya memilih cara lain untuk mengolah limbah tersebut.

Tips Mudah Meminimalisir Limbah Rumah Tangga

Langkah ini adalah salah satunya yang mulai umum digunakan, seperti halnya ketika anda hendak berbelanja di pusat perbelanjaan dan anda diharuskan untuk membawa tas belanja sendiri agar bisa mengurangi penggunaan plastik. Tapi tidak hanya itu saja yang dapat anda lakukan untuk mengurangi penggunaan plastik, sampah sedotan dan bahan plastik  yang lainnya seperti kemasan air mineral juga masih sangat umum.

Sebagai alternatif anda dapat mulai menggunakan sedotan stainless atau bambu dan bisa membawa tumbler-mu sendiri apabila seedang bepergian.

1. Pilah sampah di rumah

Sebelum memasuki tahap daur ulang, ada baiknya jika anda dapat memilah sampah di rumah terlebih dahulu. Terdapat tiga macam jenis sampah yang dapat anda kategorikan, yaitu:

  • Sampah organik (sampah basah) terdiri dari bahan-bahan yang dapat terurai kembali secara alami, contohnya seperti sampah sisa makanan.
  • Sampah anorganik (sampah kering) terdiri dari bahan-bahan yang tidak dapat terurai kembali secara alami, contohnya seperti gelas, kaleng, plastik dan kertas.
  • Sampah B3 terdiri dari bahan yang berbahaya dan beracun, contohnya seperti bahan kimia dan barang elektronik.

2. Daur ulang limbah rumah tangga organik

Anda dapat mengolah limbah rumah tangga seperti sayuran dan buah yang sudah busuk untuk diolah menjadi pupuk kompos. Anda dapat menjualnya atau menggunakannya sendiri untuk tanamanmu di rumah.

3. Daur ulang pada barang bekas

Setelah mendaur ulang kembali limbah rumah tangga yang organik, anda juga dapat mendaur ulang barang bekas atau barang yang tidak digunakan atau bisa dengan sampah anorganik menjadi barang yang baru yang bermanfaat. Sedikit kreativitas akan dibutuhkan untuk mendaur ulang sampah barang bekas atau limbah plastik ini, tapi prosesnya pun juga akan menyenangkan dan dapat anda perjual belikan juga karena mempunyai nilai jual yang baik.

4. Simpan bahan makanan sebaik mungkin

Tidak hanya dengan mengolahnya kembali menjadi pupuk kompos. Sebaiknya anda juga lebih memerhatikan cara penyimpanan bahan makanan yang ada di rumah. Pahami juga buah apa saja yang dapat anda simpan dalam suhu ruangan atau suhu kulkas, dan pahami dimana sebaiknya anda menyimpan bahan makanan tertentu di kulkas, agar makanan tersebut tidak mudah rusak, tidak cepat busuk dan terbuang begitu saja.

5. Gunakan alternatif pembersih yang lebih ramah lingkungan

Anda tidak harus secara total menghilangkan semua bahan kimia yang ada di rumah, karena beberapa bahan kimia akan sangat dibutuhkan untuk membersihkan rumah, misalnya seperti, penggunaan cairan pel lantai. Selain itu, terdapat beberapa cara alternatif lainnya yang dapat anda gunakan untuk meminimalisir limbah rumah tangga dalam bentuk cair. Seperti mengganti pemutih dengan baking soda dan lemon atau bisa menggunakan sabun lerak untuk mencuci pakaian.

 

Dampak Limbah Rumah Tangga 

Tanpa disadari limbah rumah tangga ini juga sangat berbahaya untuk lingkungan sekitar dan manusia, karena kita membuangnya langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Akibatnya, lama-kelamaan limbah rumah tangga membawa dampak yang tidak baik untuk lingkungan, yaitu:

1. Membawa penyakit seperti diare, tifus, kolera, jamur, dan cacingan. 

2. Menimbulkan pencemaran pada polusi udara akibat limbah yang dibuang sembarangan. 

 3. Kehidupan sosial dan ekonomi pada masyarakat sekitar terganggu akibat sakit-sakitan dan lingkungan tidak bisa dimanfaatkan lagi untuk kegiatan pertanian atau konsumsi lainnya. 

Limbah bisa daur ulang kembali, seperti limbah plastik yang banyak dibutuhkan oleh pabrik daur ulang plastik. Untuk proses mencacah atau menghancurkan sampah anda bisa gunakan mesin pencacah plastik agar lebih mudah. Mesin pencacah plastik ini merupakan sebuah alat untuk menghancurkan plastik, contohnya seperti sampah botol minuman dan yang lainnya.

 

RSS
Follow by Email