Nutrisi Pakan Ayam Pedaging yang Harus Terpenuhi

Halo teman teman,pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang beberapa nutrisi pakan ayam pedaging yang harus terpenuhi. Yuk simak bareng-bareng.

Pentingnya Pemberian Pakan

 

Pakan ayam yang tepat untuk ayam pedaging akan membuat ayam tumbuh dengan baik. Selain itu, ayam broiler akan berkembang pesat jika diberikan pakan yang tepat. Agar bisa memberikan pakan yang tepat, Anda perlu mengetahui tipsnya.

Cara merawat ayam yang terpenting adalah pemberian pakan,karena dapat menjadikan ayam tumbuh dan berkembang dengan baik. Ayam broiler, seperti halnya ayam broiler, membutuhkan lima nutrisi dalam pakannya, yaitu protein, energi, vitamin, mineral dan lemak.

Untuk mendapatkan semua nutrisi tersebut, Anda bisa mencampurkan atau memberi makan mereka sebagai alternatif. Simak nutrisi pakan broiler yang harus terpenuhi dibawah ini:

Nutrisi Pakan Ayam Pedaging yang Harus Terpenuhi

1. Sumber Energi

Saat memberi makan ayam pedaging yang Anda pelihara, hal pertama yang Anda berikan adalah yang akan memberi energi pada ayam Anda. Energi ini berguna untuk menjaga ayam Anda tetap gesit dan gesit, berbeda dengan ayam yang tidak diberi energi yang terlihat lesu, seperti mereka mengantuk.

Sumber energi yang bisa Anda berikan adalah jagung. Dibandingkan sumber energi lain, jagung lebih tinggi. Pilih jagung yang baik untuk pakan ternak Anda, seperti jagung kuning, atau jagung yang bijinya berwarna merah dan mengandung karoten.

Karoten bermanfaat untuk menutrisi mata ayam broiler dan menjaganya tetap bersih. Sumber karbohidrat lain yang bisa Anda berikan untuk broiler antara lain nasi, tepung singkong, tepung ubi jalar, dan sagu.

2. Protein Hewani

Untuk memastikan nutrisi yang tepat, Anda dapat menambahkan protein hewani ke pakan ayam pedaging Anda. Protein hewani ini dapat meningkatkan bobot tubuh ayam secara drastis. Makanan yang bisa Anda tawarkan adalah tepung ikan, tepung jagung, tepung daging, dan tulang.

Selain itu, Anda bisa memberikan tepung yang terbuat dari kepala udang yang kaya protein. Anda juga bisa mencampurkan tepung ini menjadi sumber energi ayam seperti jagung, nasi, tepung singkong, dll

3. Protein Nabati

Selain protein hewani, Anda bisa memberinya protein nabati yang berasal dari tumbuhan. Protein hewani dan nabati sama pentingnya untuk pertumbuhan dan perkembangan ayam pedaging.

Untuk memenuhi kebutuhan protein, Anda bisa menawarkan tepung kedelai, kecipir, kecap, ampas tahu, dan terakhir bungkil kacang. Semua bahan tersebut sangat tinggi proteinnya, sehingga ayam broiler dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat.

4. Mineral

Ayam broiler membutuhkan mineral, walaupun sedikit, dari apa saja mineral yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Tulang yang kuat dapat menjaga tubuh ayam tetap tegak dan kepadatan tulang lebih terjaga. Untuk memenuhi kebutuhan mineral, Anda bisa menawarkan tepung tulang, tepung kerang, garam meja dan banyak lagi lainnya.

5. Pakan Pelengkap

Selain makanan pokok tersebut, Anda bisa memberinya makanan tambahan yang bisa membuat ayam pedaging lebih kebal terhadap berbagai penyakit. Makanan tambahan ini berfungsi sebagai obat-obatan, antibiotik, antijamur bersila, antitoksin dan radikal bebas.

Makanan tambahan yang bisa Anda berikan adalah coke idiostat, antimold, antitoxin, dan antioxidant.Cukup kenyang saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan dan kebugaran ayam pedaging yang Anda besarkan. Peternak yang hanya memberikan pakan saat kenyang dapat memaksimalkan pertumbuhan ayam.

Makanya, mulai sekarang sudah cukup untuk kebutuhan nutrisi ayam Anda. Dengan memberi makan ayam pedaging dengan pakan ayam yang penuh nutrisi, Anda bisa mendapatkan manfaat seperti ayam yang tidak mudah sakit dan memiliki pertumbuhan yang maksimal.

6. Lemak

Lemak hewani dan nabati merupakan sumber energi tertinggi dalam bahan pakan. Ini juga meningkatkan konsistensi fisik pakan dan penyebaran zat mikro dalam campuran pakan.

Lemak berlebih dapat meningkatkan pengeluaran energi pada ayam dewasa karena terjadi penurunan laju aliran makanan melalui saluran pencernaan. Mengganti satu porsi pakan karbohidrat dengan lemak dapat meningkatkan pengeluaran energi dengan mengurangi jumlah panas yang didapat selama makan dan pencernaan.

Stabilkan lemak dengan antioksidan. Sebaliknya, lemak cenderung menjadi tengik, terutama dalam cuaca panas.Dianjurkan untuk menggunakan lebih sedikit lemak dalam campuran pakan, karena ini memberikan asam lemak esensial, mengurangi debu dan meningkatkan palatabilitas. Karbohidrat lebih murah daripada lemak dan mudah dicerna, diserap, dan diubah menjadi lemak.

7. Vitamin

Vitamin dalam pakan ditemukan dalam jumlah kecil tetapi penting untuk pertumbuhan, reproduksi, dan pemeliharaan kesehatan. Beberapa vitamin diproduksi oleh mikroorganisme di saluran usus. Pada itamin D dapat dihasilkan oleh sinar matahari pada kulit unggas.

Kandungan vitamin lain harus disertakan dalam ransum karena tidak diproduksi oleh unggas. Vitamin sering dibagi menjadi dua kelompok: pertama, larut dalam lemak, dan kedua, larut dalam air. Pada vitamin larut lemak, A, D, E, K.

Vitamin larut air, C, tiamin, riboflavin, asam pantotenat, niasin, piridoksin, kolin, biotin, asam folat, B12. Vitamin A diperlukan untuk kesehatan dan berfungsinya kulit dan lapisan saluran pencernaan, reproduksi, dan pernapasan. Untuk vitamin D berperan penting dalam pembentukan tulang dan metabolisme kalsium dan fosfor.

Vitamin B penting untuk metabolisme energi dan banyak fungsi metabolisme lainnya. Banyak vitamin yang diperlukan disediakan sebagian oleh bahan pakan seperti tepung alfalfa dan larutan kering dari alat pembakar.

Namun, vitamin premix termasuk dalam ransum komersial untuk memberikan suplemen tambahan seperti vitamin A, B12, D3, E, K, riboflavin, niasin, asam pantotenat, dan kolin. (Sariagri.id/Marthin)

Kalian dapat membuat pakan sendiri menggunakan alat bantu berupa mesin pembuat pakan ayam agar memperoleh hasil yang diharapkan.

Demikian pembahasan kita tentang beberapa nutrisi pakan ayam pedaging yang harus terpenihi,semoga bermanfaat.

RSS
Follow by Email