Panduan Pemilihan Flow Meter Untuk Kebutuhan Anda

Flow meter adalah alat yang mengukur jumlah cairan, gas atau uap yang mengalir melalui jalan, biasanya berupa pipa. Beberapa pengukur aliran mengukur aliran sebagai jumlah cairan yang mengalir melalui pengukur aliran selama periode waktu tertentu (misalnya 100 liter per menit). Pengukur aliran lainnya mengukur jumlah total cairan yang melewati pengukur aliran (misalnya 100 liter).

Pengukur aliran terdiri dari perangkat utama, transformator, dan pengukur (pemancar). Sensor mendeteksi cairan yang mengalir melalui unit utama. Pemancar flow meter solar membuat tanda aliran yang dapat digunakan/dibaca dari tag sensor mentah. Komponen-komponen ini sering digabungkan sehingga flow meter bisa menjadi satu atau lebih perangkat fisik.

Pemilihan Jenis Flowmeter

Setiap flowmeter memiliki spesifikasi uniknya sendiri, termasuk penamaan dan batasan apa pun yang mungkin ada. Jadi tidak ada flowmeter “satu ukuran cocok untuk semua”. Cara menentukan flow meter yang paling tepat adalah dengan terlebih dahulu mengetahui nama flow meter yang akan dibeli. Setelah kita mengetahuinya, lebih mudah untuk menentukan teknologi flow meter apa yang akan digunakan. Tentu saja, ini lebih ekonomis, efisien, dan efektif daripada menyesuaikan nama flow meter kami dengan teknologi yang telah kami tentukan sebelumnya.

Jika Anda tidak mengetahui kriteria flow meter khusus untuk kebutuhan Anda, berikut adalah beberapa tips sebelum memilih flow meter yang berkualitas:

  • Penting untuk diketahui terlebih dahulu bahwa hasil pengukuran dengan flow meter dapat berupa laju aliran atau total volume zat cair yang mengalir.
  • Tentukan kemurnian dan polusi cairan yang mengalir. Misalnya berapa banyak polutan yang mengalir. Misalnya, jika Anda ingin mengukur sludge, maka Anda mengetahui sifat-sifat sludge tersebut, apakah memiliki banyak kotoran atau lebih banyak air murni.
  • Temukan flow meter terbaru dengan teknologi canggih. Alat ini tidak hanya digunakan untuk mengukur volume total atau cairan, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat uji yang terhubung dengan komputer atau smartphone.
  • Pilih flow meter portabel sehingga mudah diangkut dan digunakan untuk keperluan lain. Seperti yang biasa digunakan oleh inspektur atau QC. Sebagai contoh: Pengukur aliran ultrasonik.
  • Tergantung pada jenis cairan yang ingin Anda ukur, pilih badan atau bahan flow meter yang terbuat dari stainless steel, baja karbon, aluminium, PVC, kuningan, dll.
  • Pertimbangkan apakah proses kedap air dari transduser atau detektor flowmeter harus dipertimbangkan.
  • Pilih bahan sesuai dengan kegunaannya, misalnya untuk mengukur jenis bahan kimia dan makanan untuk perusahaan farmasi, makanan atau minuman, sehingga flow meter yang Anda pilih dapat menahan bahan kimia tersebut.
RSS
Follow by Email