perbedaan rumput odot dan kolonjono

Perbedaan Dari Tanaman Rumput Odot Dan Kolonjono

Tidak jarang banyak yang salah dalam menerka bibit rumput odot di samakan dengan bibit kolonjono, padahal kedua jenis rumput ini sangatlah berbeda jauh. Perbedaan rumput odot dan kolonjono adalah, kolonjono mempunyai ruas ruasan yang lebih panjang, lebih tepatnya secara sekilas batang stek rruas ruasan kolonjono mirip dengan tebu. Selain itu rumput kolonjono juga memiliki postur tanam yang lebih tinggi, daunnya pun lebih panjang dan lebih banyak bulu halus yang mengelilingi daun. Kolonjono termasuk jenis rumput yang memerlukan banyak air untuk pertumbuhannya.

Baru-baru ini rumput odot banyak di buru oleh para peternak hewan di berbagai daerah di Indonesia. Wajar saja, rumput odot memiliki banyak keunggulan seperti tanaman ini berpostur dan memiliki ros-rosan pendek, cepat pertumbuhan dan rimbun, dapat di panen dalam waktu singkat, tekstur daunnya lembut, hampir tanpa lugut yaitu bulu halus yang menyelimuti daun. Maka tidak heran apabila hewan ternak sangat menyukai rumput odot sebagai pakan utama.

Bibit rumput odot pun termasuk sangat mudah sekali di budidayakan, stek bibit rumput odot sangat mudah beradaptasi baik di tanah subur maupun tanah padas bebatuan. Cara budidaya rumput odot pun terbilang cukup mudah, menanam stek bibit rumput odot dengan dimiringkan akan memudahkan pertumbuhan serta perkembangan bakal rumput odot.

Perbedaan Rumput Odot Dan

Kolonjono

perbedaan rumput odot dan kolonjono

Tidak jarang yang salah terka bibit rumput odot disamakan dengan bibit kolonjono, padahal kedua jenis rumput ini sangat berbeda jauh. Rumput kolonjono memiliki ros-rosan lebih panjang, lebih tepatnya secara sekilas batang stek ros-rosan kolonjono mirip dengan tebu. Selain itu rumput kolonjono memiliki postur tanam lebih tinggi, daunnya pun lebih panjang dan lebih banyak bulu halus yang mengelilingi daun. Kolonjono termasuk jenis rumput yang memerlukan banyak air untuk pertumbuhannya.

Karena ukurannya yang panjang, rumput kolonjono tidak di rekomendasikan di potong lebih dari 5cm ukuran dari tanah. Karena apabila rumput di potong dalam keadaan panjang akan menyusahkan pemotong rumput atau lebih susah untuk ngarit. Namun rumput ini memiliki nilai gizi yang cukup baik untuk pertumbuhan ternak.

rumput kolonjono sendiri memiliki postur yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan rumput odot

Baik bibit rumput odot maupun bibit kolonjono dapat di tanam untuk pakan ternak, namun apabila melihat perbandingan kedua jenis rumput tersebut. maka dapat di Tarik kesimpulan budidaya rumput odot dirasa cukup tepat serta memiliki banyak keunggulan di banding membudidayakan kolonjono.

Selain itu budidaya rumput odot pun lebih unggul dalam hal nilai gizi, tanaman pun lebih pendek sehingga tidak menyusahkan pemotong rumput saat proses ngarit. Bibit rumput odot pun cepat sekali tumbuh rimbun, dengan banyak anakan disekelilingnya. Dapat di panen dalam waktu yang singkat. Sisa pemotongan rumput odot, cepat tumbuh trubus lagi.

Maka sebuah langkah bijak yang perlu di lakukan adalah budidaya rumput odot sebagai solusi ketersediaan pakan murah bergizi untuk para peternak kambing, domba, sapi, kerbau, kuda maupun kelinci. Selamat mencoba budidaya rumput odot.

ya itu tadi di tasa tentang penjelasan perbedaan antara rumput odot dab juga kolonjono. semoga dapat menambah wawasan anda tentang perbedaan rumput odot dan juga kolonjono

Hanya itu yang bisa saya sampaikan jika ada kekkurangan dalam menyampaikan informasi di atas saya mohon maaf. Dan jika ada kritik maupun saran yang akan anda sampaikan mengenai isi bacaan di atas silahkan anda berikan pada kolom komentar

Baca Juga: Mesin Pencacah Rumput Multifungsi

RSS
Follow by Email