pahala

Perbuatan yang Pahalanya Paling Besar

Pahala yang Lebih Besar dari Puasa dan Salat

Ada perbuatan yang ternyata mempunyai pahala paling besar di mata Allah SWT daripada puasa dan salat. Allah SWT berfirman dalam Alquran surat Al-Anfal ayat 1. “Takutlah kepada Allah dan perbaikilah hubungan yang sudah putus di antara sesamamu.”

Dalam ayat tersebut, Allah memerintahkan agar setiap ikatan yang sudah putus, ikatan kekerabatan apa pun untuk diperbaiki. Di bulan Ramadan ini, amatlah penting untuk melakukan perbaikan ikatan tersebut.

Dikutip dari About Islam, Dr Yasir Qadhi, seorang pendakwa dan juga Dekan Institut Al-Maghrib mengatakan, melakukan perbaikan hubungan adalah konsep Islam. Al-qur’an dan Sunnah memerintahkan memperbaiki hubungan yang sudah putus.

“Jika Anda punya masalah dengan saudara Anda, sepupu Anda, paman Anda, rekan Anda, jika Anda mempunyai masalah dengan seorang kenalan dan Anda sudah memutuskan hubungan dengan mereka, Anda tidak lagi berbicara, Anda mempunyai  masalah dalam hati Anda,” kata Qadhi.

“Allah memerintahkan Anda untuk memperbaiki ikatan itu lagi. Singkirkan prasangka buruk yang Anda punya dan jadilah diri Anda apa adanya,” sambungnya. “Oleh karena, saudara-saudara, di bulan Ramadan ini marilah kita melihat hati kita, mari kita lihat hubungan kita,” pungkasnya.

Nabi Muhammad SAW berkata, dan hadis ini sangat relevan di bulan Ramadhan saat kita salat, saat kita berpuasa, saat kita memberikan sedekah. Bahwa ada yang lebih besar pahalanya dibandingkan itu semua, yaitu memperbaiki hubungan.

Hadist tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud. Nabi (saw) bersabda:

“Apakah Anda ingin tahu apa yang jauh lebih baik dari amal, salat, dan puasa?”

Mereka berkata: “Apa yang bisa lebih baik?”

Rasul berkata: “Membawa ikatan kekerabatan itu.”

Dalam hadis lain Nabi berkata:

“Haruskah saya tidak berikan tahu Anda tentang suatu hal yang lebih baik dalam gelar daripada puasa, salat dan sedekah?”

Orang-orang menjawab: “Ya, Nabi Allah!”

Nabi berkata: “Itu menempatkan segala sesuatunya dengan benar di antara orang-orang, memanjakan mereka adalah merusak.”

RSS
Follow by Email