Perkembangan Ilmu dan Teknologi Terhadap Perubahan Ruang

Lihatlah permukiman daerah tinggalmu, lihat jalur raya, daerah umum, bangunan, dan manusia yang beraktivitas di sana. Keadaan yang kamu lihat hari ini pasti berlainan bersama dengan kondisi 10 th. lalu, 20 th. lalu, bahkan 100 th. lalu. Perubahan yang berlangsung dari masa ke masa ini tergoda oleh perkembangan ilmu ilmu dan teknologi. Mengutip Kemdikbud RI, perkembangan ilmu dan teknologi berpengaruh terhadap bermacam aspek kehidupan manusia sebab memudahkan di dalam bermacam aktivitas dan pekerjaan manusia.

Teknologi yang memiliki kegunaan besar di dalam merubah kehidupan manusia di dalam berinteraksi adalah teknologi transportasi, teknologi komunikasi, dan teknologi produksi. Teknologi transporasi dimanfaatkan untuk memindahkan barang dan manusia dari satu daerah ke daerah lain; Teknologi komunikasi dimanfaatkan untuk bertukar informasi, ilmu yang membuahkan teknologi komunikasi mengurangi jarak dan sementara di dalam berinteraksi antarpihak; Teknologi memproses digunakan untuk memproses sandang, pangan, dan papan.

Berikut ini penjelasan efek perkembangan IPTEK di kawasan ASEAN atau Asia Tenggara: Baca juga: Faktor Ketersediaan Sumber Daya Alam di Negara ASEAN Pengaruh teknologi transportasi terhadap perubahan area di negara ASEAN Teknologi transportasi termasuk bermacam bentuk alat transportasi di darat, laut dan udara.

Ilmu dan ilmu yang tambah luas memungkinkan perkembangan bermacam macam alat transportasi yang nyaman, cepat, dan tingkat keamanan tinggi. Contoh kereta cepat monorel, pesawat terbang, speed boat yang konsisten mengalami perbaikan demi kenyamanan penumpang.

Tetapi di negara-negara ASEAN, alat transportasi tradisional yang belum manfaatkan mesin tetap mampu dijumpai dan bertahan. Contoh, pedati, delman, dan becak. Perkembangan teknologi transportasi membawa perubahan aktivitas manusia yang berakibat terhadap perubahan tata kehidupan. Transportasi hawa bersifat pesawat bukan kembali alat transportasi mahal dengan agency tiktok indonesia.

Setiap orang mampu naik pesawat sebab cepat, nyaman dan harga terjangkau. Transportasi air bersifat kapal tidak cuma sebagai alat transportasi tapi termasuk layanan wisata. Transportasi darat tambah banyak menambahkan alternatif perjalanan. Perkembangan transportasi butuh area sebagai layanan dan prasarana.

Semakin banyak alat transportasi di darat, laut dan hawa maka layanan dan prasarana penunjang tambah mendesak pembangunannya, seperti perluasan jalan, terminal, bandara, dermaga atau pelabuhan. Pembangunan prasarana transportasi bakal merubah kondisi lokasi di suatu negara. Lahan-lahan produktif seperti hutan atau sawah diubah untuk membangun jaringan jalan. Di sebagian negara ASEAN, rekayasa jaringan selanjutnya lintas transportasi darat sudah canggih.

Contoh Singapura dan Thailand yang mengembangkan transportasi darat bawah tanah. Perubahan penggunaan lahan sebagai layanan transportasi termasuk berlangsung di sekitar bandara. Lahan yang sebelumnya digunakan sebagai pemukiman atau persawahan dikonversi demi perluasan daerah bandara. Contoh, pembangunan Bandara Suvarnabhumi di Thailand menggantikan Bandara Don Muang, Bandara Luang Prabang di Laos, Bandara Ninoy Aquino di Filipina, dan lain-lain.

Pengaruh teknologi komunikasi terhadap perubahan area di negara ASEAN Komunikasi adalah cara manusia saling terkait atau berinteraksi. Cara berkomunikasi pertama kali diajarkan oleh ibu kepada anaknya, yang disebut bhs ibu.

Contoh bhs ibu, bhs Indonesia, bhs Melayu, bhs Inggris atau bhs lain. Ilmu ilmu berjasa merubah perkembangan teknologi komunikasi jadi tambah canggih. Teknologi komunikasi memungkinkan Info menyebar luas di dalam sementara singkat. Perkembangan teknologi komunikasi terlalu menguntungkan sebab mengurangi jarak dan waktu. Berbeda dari kondisi masa lalu, komunikasi manfaatkan surat agar butuh sementara lama hingga ke tujuan. Meski begitu, perkembangan teknologi komunikasi termasuk mengundang kerugian, yakni mengurangi intensitas interaksi secara langsung antarmasyarakat. Perubahan yang berlangsung di dalam kehidupan penduduk di negara-negara ASEAN sebagai akibat perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi mampu dicermati di dalam bermacam aspek, yakni sosial, ekonomi, budaya dan keamanan.

Perubahan di negara-negara ASEAN akibat perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi di dalam aspek sosial adalah: Bertambahnya kuantitas penduduk di dalam sementara singkat; Kebutuhan transportasi massal tambah tinggi untuk hindari kemacetan; Maraknya perdagangan manusia; Kerja mirip luar negeri tambah mudah.

Perubahan di negara-negara ASEAN akibat perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi di dalam aspek ekonomi adalah: Bertambahnya penghasilan negara dari pajak dan penghasilan dari sewa daerah tinggal akibat timbulnya pusat-pusat aktivitas masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, wisata, dan daerah tinggal yang diperlukan pendatang; Nilai barang lokal meningkat seiring permintaan mata duwit asing; Barang-barang asing tambah enteng dijangkau.

Perubahan di negara-negara ASEAN akibat perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi di dalam aspek budaya adalah: Terjadi akulturasi budaya secara sadar atau tidak; Perubahan proses nilai dan norma; Terjadinya kecenderungan jenis hidup hedonis; Aliran-aliran yang bertentangan bersama dengan budaya tambah enteng masuk. Perubahan di negara-negara ASEAN akibat perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi di dalam aspek keamanan adalah: Gangguan kondisi keamanan suatu negara tambah rentan; Narkotika dan obat terlarang tambah mendapat tempat; Jaringan group perusuh antarnegara tambah enteng diorganisir.

RSS
Follow by Email