pupuk organik dari sabut kelapa

Pupuk Organik Dari Sabut Kelapa

Hallo teman-teman semuanya, kalian sudah pada tau belum kalo sebenarnya sabut kelapa bisa kita manfaatkan jadi pupuk organik loh teman-teman. Maka dari itu bagi kalian yang penasaran, kalian simak artikel dari pupuk organik dari sabut kelapa sampai habis ya !.

Tapi sebelum ke cara buat pupuk organik dari sabut kelapa, saya ingin membahas dulu sedikit tentang latar serta  seputaran dari sabut kelapa ini teman-teman, siapa tau kan diantara kalian masih ada yang bingung atau bahkan belum tau sabut kelapa kan.

Langsung saja tanpa perlu kata beserta dengan basa-basi dan semacamnya kita langsung masuk ke pembahasan dari latar dari sabut kelapa ini.

Sabut Kelapa

pupuk organik dari sabut kelapa

Sabut kelapa adalah bagian luar atau juga bisa dikatakan selimut yang melindungi buah kelapa. Sabut kelapa ini sendiri sebenarnya bisa kita urai yang nantinya akan menghasilkan serat sabut atau cocofibre dan juga serbuk sabut atau yang biasa disebut dengan cococoir.

Sabut kelapa kerap kali sering diabaikan begitu saja, padahal sebenarnya sabut kelapa ini bisa kalian manfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik loh teman-teman semuanya.

Pastinya, pupuk ini sangatlah dibutuhkan oleh petani untuk meningkatkan tingkat kesuburan dari tanaman yang ditanamnya. Karena pada dasarnya tanaman itu sendiri sangat membutuhkan unsur hara yang bisa merangsang pertumbuhan dari tanaman itu sendiri.

Sabut kelapa ini sendiri sebenarnya bisa dijadikan pupuk organik cair loh karena kandungan unsur hara alaminya cukup tinggi, yaitu mengandung kalium yang sangat dibutuhkan tanaman.

Pupuk Organik Dari Sabut Kelapa

pupuk organik dari sabut kelapa

Setelah sebelumnya tadi saya sudah membahas latar ataupun seputaran yang berkaitan dengan sabut kelapa, kini saatnya saya akan membahas cara buat pupuk organik dari sabut kelapa beserta pengaplikasiannya yang bisa teman-teman ikuti juga.

Pastinya pembahasan yang ini yang sudah kalian tunggu-tunggu bukan ?, hehe. Kalau gitu, langsung saja tanpa kata beserta dengan basa-basi semacamnya kita langsung masuk ke pembahasan dari cara buat pupuk organik dari sabut kelapa.

Alat dan Bahan

  • Wadah berbentuk tong, ember, atau jerigen, teman-teman siapkan wadah cukup untuk menampung sabut kelapa yang akan diolah pastinya. Umumnya, orang-orang akan menggunakan ember plastik.
  • Selanjutnya adalah pisau. Selain itu pastikan juga pisau yang kalian pakai tidak berkarat serta bukan merupakan pisau yang biasa dipakai memasak, kalau bisa diusahakan menggunakan pisau khusus.
  • Gula merah, kalian sesuaikan takarannya dengan sabut kelapa yang akan diolah misal sabut kelapa yang diolah sebesar 500 gram maka gunakan gula merah dengan takaran 50 gram saja, perbandingannya 10:1.
  • EM4 atau Effective Microorganism 2-4 adalah cairan kecokelatan dan beraroma manis dan asam yang di dalamnya terkandung berbagai macam mikroorganisme hidup yang bisa bermanfaat untuk tanaman, takaran yang digunakan disesuaikan misal 50 ml per 500 gram sabut kelapa, perbandingannya 1:10.
  • Air bersih sebanyak 5 liter per 50 ml EM4.

Cara Pembuatan

  1. Cincang/potong-potong terlebih dulu sabut kelapa kalian sampai menjadi potongan-potongan kecil. Dan kalian lanjutkan dengan memasukkan kedalam wadah.
  2. Larutkan air, gula merah serta cairan EM4. Kemudian bisa kalian campur sampai merata. Dan dilanjutkan dengan memasukkan kedalam wadah yang berisi potongan sabut kelapa.
  3. Selanjutanya kalian wada ditutup rapat. Dan buka tutup jerigen setiap pagi selama beberapa detik saja agar gas yang timbul bisa keluar.
  4. Kemudian bisa teman-teman sekalian simpan di tempat yang teduh. Dan teman-teman biarkan saja semua bahan tadi selama 2 minggu.
  5. Setelah 2 minggu, teman-teman bisa menyaring larutannya dengan penyaring.
  6. Dan pupuk organik cair atau POC siap untuk dipakai.

Cara Aplikasi Pupuk Organik Sabut Kelapa

  • Jika pengaplikasiannya pada akar, kalian cukup mencampurkan larutan POC dengan air bersih dengan menggunakan perbandingan 1:3. Kemudian kalian kucurkan pada tanaman dengan dosis kurang lebih 2 ml per tanaman dengan jarak waktu satu minggu sekali.
  • Jika pengaplikasiannya pada daun, kalian cukup mencampurkan larutan POC dengan air bersih dengan menggunakan perbandingan 1:5, kemudian kalian langsung semprotkan pada bagian daun serta batang tanaman dengan jarak waktu satu minggu sekali.

Demikianlah artikel kali ini yang membahas seputar pupuk organik dari sabut kelapa yang mungkin bisa bermanfaat dan berguna bagi teman-teman yang sedang tertarik ataupun mencari informasi terkait dengan ini.

Sampai berjumpa lagi semuanya di postingan yang lainnya !, see you guys in another article ! byebye all.

RSS
Follow by Email