Rumput Odot Sebagai Pakan Ternak yang Potensial

Tanaman odot untuk kambing menjadi salah satu pakan ternak yang sering di budidayakan pada akhir-akhir ini.Hal ini di sebapkan karena kandungan gizi dari rumput ini sangat  bagus untuk hewan ternak.Sebagai seorang perternak, menyediakan pakan yang secara continue merupakan suatu keharusan.Salah satu solusi  hijauan pakan ternak yang dapat dikembangkan yaitu rumput gajah jenis Cv-mott (Pennisetum purerium)  atau lebih umum sering  dikenal dengan sebutan Rumput Odot. Jenis rumput ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, padahal mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk di jadikan sebagai pakan ternak sapi, kambing, domba, kerbau dll.Rumput odot sebagai pakan ternak jenis ini berbeda dengan rumput Gajah(king grass) yang pada umumnya  ditanam dan dibudidayakan oleh para peternak sekarang ini. Rumput gajah atau king grass  pada umumnya memiliki  tinggi sekitar 4,5 m, sedangkan rumput odot hanya memiliki tinggi sekitar 1 meter, rumput odot ini  sangat mirip dengan pandan yang daunnya rapat-rapat. Dengan keadaan yang  seperti ini, rumput odot sangat efisien dalam hal pemakaian lahan untuk penanaman.

Rumput odot atau biasa juga di kenal Rumput gajah odot ini  merupakan jenis rumput yang tergolong baru di Indonesia.Rumput odot ini pertama kali di kenal di indonesia karena ada seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang bekerja di Kanda, Amerika Serikat, bernama Pak Odot berasal dari Tulung Agung.Pak Odot mencoba untuk menanam rumput odot di sebuah wadah atau pot, kemudian rumput odot ini berkembang dengan baik.Setelah itu Pak Odot memidahkan rumput odot di lahan kebun miliknya.Kemudian ia melihat hewan peliharaannya sangat lahap memakan rumput ini.Dari hari itu Pak Odot sangat tertarik dengan rumput odot hingga membudidaykan rumput odot ini  secara luas di lahan kebun miliknya.Hingga sekarang ini rumput odot banyak di kenal di masyarakat indonesia.

Baca juga cara melakukan investasi ternak kambing dan prosedurnya yang benar

Ciri-Ciri Rumput Gajah Odot:

  • Pertumbuhannya relatif cepat
  • Tumbuh berumpun dan bertunas atau rhizoma
  • Aakarnya kuat dan dalam
  • Daun dan batangnya halus tidak berbulu
  • Batangnya lunak

Rumput odot bagus diberikan untuk ternak sapi, kambing ,domba setelah menempuh perjalanan jauh atau ternak yang mengalami dehidrasi. Rumput odot memiliki kadar air yang lebih tinggi hingga diatas 80% dengan kandungan protein dan bahan segarnya diatas 14%, sehingga rumput ini sangat membantu untuk menghilangkan dehidrasi sekaligus memberikan energi dan protein yang cukup untuk rekondisi, ditambah juga dengan tekstur dari rumput odot yang sangat empuk atau lunak membuat ternak lahap untuk memakan rumput tersebut. Semakin banyak hewan konsumsi rumput ini maka,cairan tubuh pada hewan juga semakin stabil, rekondisi makin cepat.

Tanaman Odot Untuk Kambing & Kandungan Gizi dari Rumput Odot

  •  14 % protein kasar
  • 14.35% protein kasar pada daun
  •  8.1 % protein kasar pada batang
  • 2.72% kadar lemak kasar pada daun
  •  0.91 kadar lemak kasar batang
  •  72.68% digestibility daun
  •  62.56% digestibility batang

Tanaman Odot Untuk Kambing & Cara Budidaya Rumput Odot

tanaman odot untuk kambing.jpg

1.Tanaman Odot Untuk Kambing & Pembibitan Rumput Odot

Rumput odot bisa di bibit dengan cara stek batang.Stek di potong dengan ukuran 15 cm- 25  15cm-25cm,kemudian dibenamkan ke dalam tanah, sebelum ditanam, pastikan tanah dipupuk dengan pupuk kandang terlebih dahulu,dan tempat penanaman rumput odot adalah dasar terkena sinar matahari secara langsung.

2. Pola Menanam Rumput Odot

Rumput Odot dapat ditanam menggunakan metode monokultur atau pada lahan hanya di tanamai Rumput Odot.Namun rumput odot ini juga dapat ditanam sebagai tanaman penutup tanah yang dikombinasikan dengan hijauan jenis lainnya karena rumput odot ini memiliki tinggi yang lebih pendek dan rumput odot ini juga dapat digunakan untuk menahan erosi tanah.

3. Cara Menanam Rumput Odot

Pertama, lahan tanaman harus bebas dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Setelah itu buat gundukan tanah dengan lebar sekitar 60cm-80 cm dan tinggi sekitar 20cm. Pada setiap gundukan tanah yang ditanami benih, paling sedikit 2 sampai 3 ruas setek batang yang ditanam.Stek di tanam di tanah persis di tengah gundukan dengan jarak antar tanaman pada setiap barisan sekitar 50 cm sampai 75 cm, dengan jarak antar setiap barisan sekitar 75 cm sampai 150cm.

4. Pemupukan Rumput Odot

Saat pemupukan dasar,pada setiap lahan tanaman bisa di berikan pupuk kandang sekitar 3 ton pupuk di setiap hektar lahan.Untuk mempercepat proses pertumbuhan pada  rumput Odot ini dapat anda berikan kembali pupuk  sekitar 15 hari setelah rumput di tanam, menggunakan sekitar 60 kg NPK per hektar dan pupuk cair atau urin kambing yang sudah difermentasi dan digunakan sebagai pupuk cair, berguna untuk pemupukan dengan cara disemprotkan pada setiap tanaman tanah.

5. Pemanenan Rumput Odot

Rumput odot  ini dapat dipanen saat rumput berusia  sekitar 70 hari hingga 80 hari. Rumput odot yang sudah bisa dipanen ditandai dengan ruas batang dengan panjang sekitar 15 cm. Umur rumput odot yang bisa di penen pada musim hujan sekitar  35-45 hari  dan pada musim kemarau rumput bisa di panen saat berumur sekitar  40-50 hari.

Cara memanen rumput ini adalah dengan memotong  pendek rumput ini hingga sejajar dengan tanah. Namun, disarankan untuk memanen  pertama rumput ini setelah 60 hari atau menunggu sampai batang berukuran sekitar 30cm hingga 40cm.Pada saat pemanenan sebaiknya menggunakan mesin pencacah multifungsi agar pemanenan ebih baik dan maksimal.

Demikian, semoaga penjelasan ini bisa membantu anda.

RSS
Follow by Email