Ternak Yang Paling Cepat Panen

Pagi temen-temen, jadi di sini aku juga akan berbagi wawasan/pengetahuan dan bisa juga di bilang informasi penting tentang suatu ternak yang paling cepat panen.

Ternak apa aja sih yang paling cepat panen? Kalian akan segera mengetahuinya ketika kalian membaca artikel ini dengan seksama sampai selesai.

Ternyata ada loh ternak yang paling cepat panen dari ternak biasanya, kalian juga harus tahu ternak apa saja yang paling cepat panen,

Oke langsung aja kita lanjut ke ternak yang paling cepat panen, Namun sebelum kalian benar-benar di arahkan ke ternak yang paling cepat panen,

kalian akan dituntut untuk membaca dikit pengetahuan mengenai ternak. Kalian juga dapat menggunakan mesin chopper rumput untuk memotong rumput yang tumbuh di sekitar tanaman kalian.

 

Apa Itu Ternak?

Ternak yang paling cepat panen

Ternak, hewan ternak atau raja kaya dalam bahasa Jawa adalah hewan yang dengan sengaja dipelihara sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, atau sebagai pembantu pekerjaan manusia.

Usaha pemeliharaan ternak disebut sebagai peternakan dan merupakan bagian dari kegiatan pertanian secara umum.

 

Ternak Yang Paling Cepat Panen

 

1. Ternak Jangkrik

Jika di sekitarmu banyak yang memelihara burung atau peternak burung, ternak jangkrik bisa jadi contoh ternak paling cepat panen dan menguntungkan, loh.

Jangkrik juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk ternak cepat panen dan menguntungkan. Estimasi waktu untuk panen yaitu sekitar 30-35 hari sekali.

Bagaimana dengan besarnya modal? Berikut ini merupakan rincian dan estimasinya:

  • Bibit jangkrik (telur jangkrik) Rp 250 ribu per kilogram;
  • Box jangkrik Rp Rp 250 ribu;
  • Makanan jangkrik berupa voer ayam 50 Kg Rp 340 ribu;
  • Pakan tambahan Rp 90 ribu untuk 30 hari.

Total modal yang kalian butuh kan yaitu Rp.930.000

Untuk simulasi keuntungan, anggap saja kamu bisa menghasilkan ternak jangkrik kurang lebih 80 kg. Dengan harga rata-rata per kilogram yaitu Rp.35.000, maka hasil penjualan yang kamu peroleh mencapai Rp 2,8 jutaan.

Dengan demikian, keuntungan ternak jangkrik ini bisa mencapai Rp 1,8 jutaan. Tertarik mencoba ternak modal 1 juta dengan budidaya jangkrik?

 

2. Ternak Kelinci

Ternak yang cepat panen

Hewan kelinci ini menjadi rekomendasi pertama untuk usaha ternak yang menguntungkan di desa.

Bagaimana tidak, pemilihan ternak kelinci tidak jauh dari berbagai alasan berikut ini:

  • Ternak kelinci itu tidak terlalu rumit – Apalagi bagi kalian yang tinggal di daerah pelosok dan pedesaan.
  • Tidak perlu beli atau sewa tanah  – Kamu bisa melakukannya di sekitar rumah untuk ternak skala kecil.
  • Bisa budidaya skala besar dan kecil– Menyesuaikan kemampuan finansial.
  • Reproduksi kelinci tergolong cepat – Hal ini dikarenakan induk kelinci bisa 4-6 kali kawin setahun, sekali persalinan bisa menghasilkan 1 – 6 ekor anak kelinci.
  • Kotoran kelinci memiliki peluang– Untuk pakan ayam atau pupuk,
  • Peluang untuk ternak kelinci hias – Banyak orang yang tertarik memelihara kelinci untuk hewan peliharaan,
  • Kandungan gizi kelinci tergolong tinggi – daging kelinci memiliki gizi lebih baik daripada kambing.

Dan jangan lupa untuk menggunakan mesin chopper rumput untuk memberi pakan kelinci

 

3. Ternak Ikan Hias

Ada setidaknya 5 langkah yang sebaiknya kamu lakukan dalam budidaya ikan hias, yaitu:

  • Mempersiapkan tempat aquarium,
  • Memilih jenis ikan yang spesifik,
  • Memenuhi nutrisi dan makanan,
  • Melakukan perawatan sebaik mungkin,
  • Memperhatikan tahapan reproduksi untuk penambahan jumlah yang semakin besar.

Ketika sedang viral dan nge-trend, harga per ekor ikan hias biasanya akan melonjak. Ini bisa kamu jadikan peluang usaha. Apalagi budidaya ikan juga menjadi salah satu cara mengaplikasikan hobi merawat ikan.

4. Ternak Lele

 

Ternak lele ternyata juga memiliki peluang yang cukup bagus, lho. Mengapa begitu?

Salah satu alasannya adalah karena kamu hanya memerlukan waktu 3 bulan saja sampai lele siap panen. Adapun estimasi dan seluruh biaya untuk ternak lele juga cukup terjangkau, sebagaimana rincian berikut:

  • Bibit lele 4000 ekor dengan harga Rp 450 : Rp 1,8 juta
  • terpal untuk 4 kolam @ Rp 100 ribu : Rp 400.000
  • Peralatan Rp 200 ribu
  • Seang air dan ember 4 buah Rp 165 ribu.

Total modal awal yang kamu perlukan adalah Rp 2,565 juta. Sementara biaya bulanan  untuk operasional selama 3 bulan yaitu Rp 3,27 juta.

Jika per kilo terdapat 10 lele, maka total panen yang akan kamu peroleh yaitu 400 kg. Jika harga per kilogram adalah 21 ribu, maka total penjualan adalah Rp 8,4 juta.

Dengan demikian, estimasi keuntungannya adalah Rp 8,4 juta – Rp 5,8 juta (seluruh modal) = Rp 2,52 juta.

 

5. Ternak Belut

Ternak yang paling cepat panen

 

6. Ternak Cacing

Cacing menjadi salah satu pilihan bisnis budidaya unik dengan omset yang cukup tinggi.

Banyak sektor bisnis yang membutuhkan cacing. Misalnya seperti peternakan unggas dan ikan. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk mencoba bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan.

Ternak cacing tidak membutuhkan waktu yang lama. Kamu bisa melakukan panen setelah cacing berusia 40 hari.

Fakta menariknya, setiap 100 ekor cacing tanah bisa menghasilkan kurang lebih 100.000 cacing dalam kurun waktu satu tahun. Sepasang cacing biasanya akan menghasilkan koloni telur dan akan menetas dalam waktu 2 minggu.

Apakah kamu tahu? Harga jual cacing ternyata juga cukup tinggi, lho!

Setiap kilogram cacing bisa mencapai harga Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Ini disesuaikan dengan jenis cacing yang kamu ternak yang meliputi:

  •  pakan ikan (Cacing putih)
  • Cacing tanah liger,
  • Cacing tanah susu fosfor, dan masih banyak lagi jenisnya.

Bagaimana? Tertarik untuk membuka ternak paling cepat panen yang satu ini?

 

7. Ternak Ayam Broiler

Ayam Broiler, atau ayam pedaging bisa menjadi opsi ternak 1 bulan panen dengan keuntungan cukup besar.

Ada setidaknya 7 keuntungan dari ternak ayam Broiler yang bisa kamu peroleh, yaitu:

  • Permintaan pasar cenderung meningkat,
  • Memiliki keuntungan yang cukup besar,
  • Pemeliharaan cukup simple,
  • Kenaikan berat yang sangat cepat,

Dengan kenaikan berat yang sangat cepat, ternak ayam Broiler hanya memakan waktu 30-35 hari. Untuk berat rata-ratanya mencapai 1,5-2 kg per ekor.

Apakah kamu tertarik membuka usaha ternak 1 bulan panen dengan ayam pedaging?

 

8. Ternak Bebek

Ternak yang paling cepat panen

Bebek bisa menjadi pilihan lain jika kamu ragu menjadikan entok sebagai pilihan ternak paling cepat panen dan menguntungkan. Apalagi bebek ternak juga lebih familiar untuk masyarakat indonesia.

Selain itu, tentu saja ada berbagai alasan lainnya mengapa sebaiknya kamu ternak bebek.

  • Kandang anti ribet karena berbeda dari kandang ayam, sehingga tidak perlu membuat kandang dengan desain bertingkat. Cukup manfaatkan tanah kosong dan beri pagar bambu, dan atap berupa terpal.
  • Hemat biaya pakan karena bisa kamu ajak ke sawah habis panen.
  • Tahan Penyakit, meski harus tetap diberi vaksin untuk daya tahan tubuh yang lebih baik.

Bagaimana? Sudah siap mencoba usaha ternak cepat panen dan menguntungkan yang satu ini?

RSS
Follow by Email