Tips Penting Videografi agar Kamu jadi Videografer Andal

Semakin berkembangnya dunia digital telah memberikan angin segar pada mereka yang berminat untuk menjadi videografer profesional. Makanya, tips-tips penting soal dunia videografi pun wajib diketahui.

Perlu diingat, tak selamanya bidang videografi itu selalu didukung oleh kualitas perangkat yang dimiliki yang digunakan.

Maka, sebelum buru-buru merogoh kocek demi peralatan yang mahal, kamu harus memahami dulu beberapa tips mendasar ilmu videografi yang telah Glints rangkum berikut ini.

Tips Penting Videografi agar Kamu jadi Videografer Andal

Menguasai teknik-teknik dasar videografi akan menjadi pondasi yang baik untuk kreativitas dan kebolehan sang videografer.

Awalnya mungkin akan berat untuk mengikuti beberapa tips, tapi, nantinya trik-trik ini akan menjadi rutinitas para videografer untuk berkonsentrasi pada kreativitas tanpa melupakan efektivitas.

Bahkan, kini semua smartphone sudah memiliki kemampuan untuk merekam video yang bagus, dan ada banyak lho sistem perangkat lunak gratis yang tersedia untuk proses editing

Semua peralatan tersebut akan semakin berguna bila penggemar videografi menguasai tips-tips dasar pengambilan gambar.

Maka dari itu, berikut adalah 7 tips videografi yang perlu diperhatikan sebelum merekam video pertama kalian:

1. Rekam video yang stabil

Mungkin efek kamera di mana gambar akan terlihat bergetar dan sedikit blur dirasa cocok untuk film horor atau thriller.

Kendati demikian, efek tersebut tidak memiliki nilai estetika pada jenis video atau film lainnya.

Untuk menghindari keseimbangan kamera yang tak stabil, coba gunakan tripod sebagai penadah kamera kalian.

Namun, coba untuk tidak bergantung pada alat tersebut. Kalian masih bisa kok untuk mengambil gambar yang stabil tanpa tripod.

Posisikan tubuh sehingga setiap napas yang diambil tidak mengarah pada gerakan kamera yang tidak diinginkan.

Gunakan tanah, dinding, atau objek lain untuk menguatkan kamera dan mendapatkan perspektif visual yang menarik.

2. Buat daftar shot yang akan digunakan

Disadur dari Passionpassport, tips videografi yang harus diingat adalah untuk mempertimbangkan semua jenis pemotretan yang ingin ditangkap saat shooting.

Perkirakan tiap angle berdasarkan jenis kamera dan lokasi yang telah kamu pilih. Lalu, bentuklah sebuah daftar berisi shot yang telah dipikirkan.

Coba untuk mengambil pemotretan yang bergerak, tetapi, perlu diingat bahwa terlalu banyak gerakan pada kamera bisa menjadi hal yang buruk.

3. Hindari penggunaan zoom yang berlebihan

Ketika sedang merekam sebuah adegan, biarkan gerakan yang terjadi secara alami mendominasi frame pada video.

Kesalahan videografer umumnya adalah menambahkan efek zoom berlebihan yang mengalihkan perhatian dari gerakan objek pada gambar.

Ada saatnya untuk memperbesar atau menggeser gambar, misalnya di sebuah acara olahraga di mana kebanyakan videografer profesional menggiring fokus kamera untuk mengikuti gerak bola.

Biarkan tindakan objek yang menentukan gerak kamera, usahakan untuk tidak menggunakan teknik zoom secara berlebihan.

4. Posisi pencahayaan

Tips videografi selanjutnya adalah untuk meletakkan pencahayaan yang sesuai dengan keperluan shooting.

Menurut TheBalanceCareers, pencahayaan yang baik itu bukan hanya sekadar menyorotkan objek perfilman dengan sebanyak-banyaknya cahaya.

Videografer perlu mengetahui di mana posisi lampu yang pantas untuk membuat semua perbedaan dan menciptakan efek alami alih-alih membuat objek menjadi overexposed.

Selain pengaturan 3 lampu standar di mana satu cahaya langsung menyorot objek, ditambah lampu latar dan lampu pengurang kontras.

Coba untuk bereksperimen untuk mendapatkan efek yang lebih dramatis.

Matikan semua lampu di ruangan dan hanya gunakan peralatan untuk menyoroti objek yang diinginkan.

5. Rekam audio yang sempurna

Perlu diingat bahwa audio yang baik adalah aspek penting untuk video berkualitas tinggi. Tanpa audio, video yang ditangkap mungkin akan menjadi tidak berguna.

Dua kesalahan paling umum yang dilakukan oleh para videografer berpengalaman adalah lupa merekam audio dan gagal memantau suara yang mereka dapatkan.

Maka, pastikan untuk elemen audio yang tertangkap sesuai dengan objek dan gerakan yang tertangkap oleh lensa.

6. Gunakan green screen untuk efek spesial

Tips videografi berikutnya adalah untuk memanfaatkan green screen bila kalian ingin menciptakan efek spesial.

Green screen memungkinkanmu untuk menambahkan efek yang mendukung videomu akan terlihat lebih ciamik.

Sebagai contoh, green screen sering digunakan oleh stasiun TV untuk menyajikan berita mengenai cuaca, di mana seorang ahli meteorologi akan berdiri di depan layar hijau, yang memungkinkan peta cuaca ditampilkan di belakangnya.

7. Edit hasil pengambilan gambar

Tips terakhir adalah untuk terus meng-edit semua footage yang telah kamu ambil ambil.

Kamu tidak akan pernah tahu persis bagaimana hasil rekaman akan terlihat setelah disunting. Lalu, lebih baik untuk memiliki terlalu banyak rekaman daripada tidak mencukupi.

Cobalah untuk tetap fleksibel dan inovatif. Gunakan hasil rekaman yang ada dan sunting menjadi cerita yang menarik.

Itulah beberapa tips videografi yang perlu kamu kuasai sebelum terjun menjadi videografer yang andal.

Seperti yang sudah dijelaskan, profesi videografer kini menjadi topik hangat bari para milenial, terlebih karena banyak perusahaan yang sedang mencari videografer andal.

 

RSS
Follow by Email